“Semoga para peserta dapat menyerap ilmu yang diberikan oleh para instruktur, dan menghasilkan produk IKM yang berdaya saing global. Sehingga dapat membawa kabupaten Ketapang dan Kayong Utara menjadi salah satu daerah penghasil IKM terbaik,” pungkasnya.
Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari pada tanggal 16 – 19 September 2023 dilaksanakan paralel dengan peserta dari dinas kabupaten Ketapang dan Kayong Utara yang dilaksanakan bersamaan peserta masing-masing bimbingan teknis sebanyak 20 orang, dengan total 220 orang peserta.
Mereka mendapat bimbingan teknis berupa kerajinan anyaman keladi air, perbekalan kesehatan rumah tangga, alas kaki, bengkel las, servis elektronik, frozen food berbasis ikan dan daging, serta bimtek berbasis hasil laut. (Rudi_Kanalindonesia.com)
