Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL KEDIRI

Road to Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) BI Kediri 2023, Wujud Sinergi Pengembangan Ekosistem Halal

“Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat ini adalah wujud dari komitmen kita untuk menghadirkan makanan yang lezat dan sehat bagi semua, tanpa terkecuali. Sentra Soto Ayam Bok Ijo Tamanan ini tentunya telah menjalani serangkaian uji kelayakan dan telah memenuhi semua standar keamanan dan kebersihan yang ketat. Dengan demikian, kita memastikan bahwa makanan di sini tidak hanya nikmat di lidah, tetapi juga aman untuk dikonsumsi oleh siapa pun”, ucap Perekonomian & Pembangungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Bapak Mohammad Gunawan Saleh dalam menyampaikan sambutan Ibu Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Kediri, Bapak Abdullah Abu Bakar yang sering disapa Mas Abu menyampaikan, “Melalui Acara Ini, Insyaa Allah Dapat Mendorong Inklusifitas Keuangan Dan Perkembangan Ekosistem Ekonomi Syariah Di Kota Kediri.”

“Alhamdulillah, antusiasme para pelaku usaha di kota kediri sangat baik. Dengan banyaknya ponpes di kota kediri, potensi pertumbuhan ekonomi syariah utamanya industri halal sangat besar. Kurang lebih ada puluhan ribu santri yang menimba ilmu di kota kediri dengan rasio hampir 10% penduduk kota kediri, jumlah ini cukup besar. Tidak hanya sebagai konsumen, para santri ini berpeluang ikut mengembangkan industri ini, “ tambahnya.

Opening Ceremony Road to FESYar Jawa yang digelar pada Kamis pagi (21/9) disertai dengan pertunjukkan kesenian Nadzom Pondok Pesantren Lirboyo dan Pembacaan Ayat Suci Al-Quran oleh Santri Pondok Pesantren Lirboyo. Kegiatan dilanjutkan dengan Penyerahan Sertifikat Juru Sembelih Halal, Sertifikat Halal UMKM, dan Sertifikat Penyuluhan Keamanan Pangan Siap Saji, Penyerahan Sertifikat Zona Kawasan Halal Aman Sehat (KHAS) Kota Kediri oleh Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS), Penyerahan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) Kotak Infaq Ramah Rupiah, dan Business Matching pembiayaan senilai Rp736 juta kepada 2 (dua) Pondok Pesantren.

Pada hari yang sama, turut diselenggarakan Webinar Ekonomi dan Keuangan Syariah baik secara luring maupun daring dengan narasumber atas nama Siti Nurfalinda selaku Analis Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Ahmad Faris Idrisa selaku BPIH Majelis Ulama Indonesia dan Deffri Maulana selaku Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan Kediri. Webinar dapat diikuti masyarakat umum secara daring atau livestreaming melalui aplikasi Zoom dan Youtube Bank Indonesia Kediri.

Sebagai puncak kegiatan Road to FESyar, Tabligh Akbar bersama Habib Zaid Bin Yahya (Direktur Lembaga Studi & Penelitian An Nur, Tarim, Yaman) dan KH. Anwar Iskandar (Ketua Umum MUI Pusat) akan turut digelar pada Kamis malam (21/9) di Lapangan Pondok Pesantren Lirboyo dan dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo serta seluruh masyarakat umum.

Pada hari kedua (Jumat, 22/9) di Panggung Aula Muktamar, akan digelar final perlombaan nadzom yang diikuti oleh 5 (lima) pondok pesantren dan final perlombaan standup guyon ala santri yang akan diikuti oleh 5 (lima) orang finalis. Untuk meningkatkan antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian kegiatan Road to FESyar Kediri turut ditampilkan Juara 1 Lomba Islamic Voice Competition dan penampilan Yusril Fahriza Stand Up Comedian Nasional. Para pengunjung juga dapat berbelanja pada bazaar UMKM Halal di lokasi acara yang diikuti oleh 40 UMKM kuliner, jajanan halal siap saji dan sektor kreatif.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita