Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL FEATURED

Jejak Kebesaran Kerajaan Medang Kamulan, Komplek Prasasti Sendang Kamal

Lanjutnya, dia mengatakan bahwa terdapat empat batu prasasti, tetapi salah satu telah dipindahkan ke museum nasional. Ketiga prasasti yang lainnya masih terdapat di desa Kraton. Konon katanya tiga prasasti pernah akan dipindahkan, namun saat pemindahan dilakukan belum sampai di tujuan batu tersebut sudah kembali ke tempat semula di desa Kraton. Tidak diketahui pasti apakah berita itu benar, tetapi masyarakat meyakini bahwa siapa saja yang memindahkan batu itu dari tempatnya maka batu itu akan kembali ke tempat semula, dan siapa yang berani memindahkan batu itu akan terkena musibah atau kutukan karena telah berani memindahkan batu prasasti itu.

Ketiga prasasti itu berbentuk segi lima. Hanya prasasti di tengah yang tulisannya bisa dibaca, sedangkan di dua prasasti lainnya tidak bisa dibaca lagi. Prasasti tersebut ditulis dengan aksara Jawa Kuno dengan bagian bawah prasasti terdapat gambar bunga padma (bunga teratai). Bunga padma menggambarkan bahwa prasasti tersebut bercorak hindu. Dalam ajaran hindu bunga padma dianggap sebagai lambang kesucian. Hal ini sesuai dengan latar belakang penulisan candi yaitu sebagai tempat upacara suci.
Oleh: Imam Mustajab

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita