Gerakan ini melengkapi program ASN Belajar yang telah menjadi program unggulan BPSDM Jatim. Dengan meningkatkan kompetensi ASN, hal ini sekaligus menjadi bagian mewujudkan birokrasi berkelas dunia.
“Gerakan ASN Dahar Ngopi ini untuk melengkapi program ASN Belajar, sekarang tidak hanya hari Kamis tapi mulai hari Senin sampai dengan hari Jumat, BPSDM Jatim memiliki program pengembangan kompetensi,” tandasnya.
Selain proses pengembangan kompetensi melalui beragam kanal digital, Pemprov Jatim melalui BPSDM juga terus memantau progres pengembangan kompetensi para ASN melalui Aplikasi Si Bang Kodir. Si Bang Kodir merupakan Sistem Aplikasi Pengembangan Kompetensi Mandiri khusus berbasis android untuk memudahkan ASN Jatim memantau proses pengukuran Indeks Profesionalitas (IP).
“Selain itu, manfaat aplikasi tersebut juga memberi kemudahan kepada seluruh ASN dalam melakukan pengisian serta penghitungan jam pelajaran yang telah berhasil ditempuh dalam waktu setahun. Sehingga, para ASN tidak hanya bisa mengembangkan namun juga bisa mengukur seberapa jauh kompetensinya telah berkembang,” katanya.
Gubernur Khofifah menekankan, beragam inovasi tersebut dilakukan agar ASN terus berseiring dengan perkembangan dan kemajuan dunia luar, yang pada akhirnya akan mampu menjawab tantangan global.
“Sekali lagi kami menyampaikan selamat atas dikukuhkannya Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Prof. Dr. Adi Suryanto, M.Si., CHRM sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Administrasi Publik. Semoga ilmu yang dimiliki bisa semakin bermanfaat bagi bangsa dan negara,” imbuhnya.
Turut hadir dalam acara pengukuhan tersebut, Menpan RB, Abdullah Azwar Anas, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri, Komjen Pol Suntana, dan beberapa kepala daerah. (ari)
