Festival Panen Kopi Gayo: Merawat Kebudayaan sebagaiKekuatan Ketahanan Pangan

- Editor

Kamis, 9 November 2023 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH, KANALINDONESIA.COM: Festival Panen Kopi Gayo 2023 kembali digelar di tiga desa di Aceh Tengah dan dua kecamatan, yakni desa Kelitu pada tanggal 11-12, Bukit Sama 18-19 dan Paya Tumpi Baru 25- 26 November 2023. Festival Panen Kopi Gayo merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat sebagai wahana akselerasi pemajuan kebudayaan desa di kawasan Kabupaten Aceh Tengah.

Festival ini telah diselenggarakan sejak tahun 2017, kali ini adalah penyelenggaraan ke 6 kalinya di Dataran Tinggi Tanah Gayo Takengon Kabupaten Aceh Tengah. Kegiatan ini didukung oleh Direktoral Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, berkerjasama dengan Gayo Kultural Lab dan masyarakat desa-desa yang terlibat dalam penyelenggaraan.

Inisiator Festival Panen Kopi Gayo, Hardiansyah Ay mengungkapkan Festival ini akan menyuguhkan berbagai bentuk kegiatan seperti pertunjukan kesenian tradisional, ritual tradisi, atraksi kopi, workshop kebun dan kopi, pasar kopi dan kuliner, permainan tradisional dan pagelaran Jazz Panen Kopi. Festival ini bukan hanya merupakan momen perayaan bagi masyarakat yang telah bekerja keras untuk menghasilkan biji kopi berkualitas tinggi, tetapi juga adalah cerminan dari peran penting industri kopi masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam kebudayaan tersimpan pengetahuan tentang bagaimana manusia beradaptasi dengan lingkungan dan merawatnya, yang ditunjukan dari berbagai bentuk aktivitas seperti melalui ritual, kesenian, adat istiadat dan lainnya”jelas Hal Hardiansyah. Hal tersebut terangnya selain berfungsi untuk membangun kesadaran masyarakat juga membentuk kebiasaan-kebiasaan mereka.

Pada kebudayaan masyarakat Gayo terdapat berbagai bentuk ritual yang menciptakan hubungan harmonis antara manusia dengan alam, ritual doa ni kupi yang menunjukan rasa sayang kepada tanaman kopi dalam mantranya yang menyebutkan bahwa tanaman kopi ditanam dialam yang baik, seperti udara yang baik, tanah yang baik, air yang baik dan cahaya matahari yang baik, lalu ritual Nayang yang tujuannya membersihkan sumber air untuk memastikan air yang baik untuk kesuburan tanah dan tanaman.

“Sebagaimana diketahui tanah memegang peran yang sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan. Tanah bukan hanya tempat dimana tanaman tumbuh, tapi merupakan fondasi bagi produksi pangan yang berkelanjutan, yang mana kebudayaan juga berperan penting dalam menjaga tanah agar tetap baik”kata pegiat festival warga ini.

Media ekspresi dan Mempertahankan Sumber Pangan

Festival Panen Kopi Gayo juga menjadi wadah bagi para petani untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam budidaya kopi yang berkelanjutan. Prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan seperti pemupukan organik, praktik-praktik penanaman yang ramah lingkungan, dan perlindungan hutan di sekitar perkebunan kopi dipromosikan disini.

Berbagi pengetahuan ini sangat penting sebagaimana diungkapkan oleh Aman Akram petani kopi di Aceh Tengah” Dengan festival ini kami bisa saling bersilahturahmi, berdiskusi dan membuka wawasan kembali untuk keberlanjutan kopi Gayo ditengah tantangan saat ini yang semakin kompleks. Juga menunjukan apa yang kami raih lewat pameran, bazar pertunjukan dengan media seni budaya”.

Semua ini tidak hanya meningkatkan produktivitas kopi, tetapi juga menjaga ekosistem yang mendukung pertanian yang memungkinkan untuk diversifikasi, yang mana ketika panen kopi tidak berlimpah, petani masih dapat mengandalkan sumber pendapatan lainnya, seperti pertanian tanaman pangan atau peternakan. Strategi diversifikasi ini juga dapat membantu menciptakan fondasi yang kokoh untuk ketahanan pangan jangka panjang.

Sebagai hasil dari usaha bersama dalam industri kopi masyarakat dan perayaan Festival Panen Kopi Gayo, masyarakat penyelenggara mampu menghadapi tantangan ketahanan pangan dengan lebih baik. Semakin banyak praktik-praktik pertanian berkelanjutan, semakin banyak petani yang berhasil dan semakin kuat industri kopi masyarakat, semakin besar pula kontribusi mereka terhadap penyediaan makanan yang cukup dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat. Festival panen kopi gayo lebih dari sekadar perayaan hasil pertanian kopi, festival ini juga membantu untuk membangun masa depan yang lebih terjamin dalam hal pangan.

Festival Panen Kopi Gayo diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa-desa penyelenggara melalui pemajuan kebudayaan desa dengan pengembangan potensi-potensi budaya yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan kesejahtraan bagi masyarakat dengan menjaga nilai-nilai kebudayaan setempat sebagai modal untuk melanjutkan kehidupan.

Berita Terkait

Ketua TKN Aceh Mualem Apresiasi dan Dukung Penuh Capres Prabowo-Gibran
Banjir Aceh Utara Meluas, Sebanyak 4.048 Jiwa Mengungsi
Banjir Aceh Selatan Belum Surut, 251 Warga Bertahan di Pos Pengungsian
Banjir yang Landa 15 Kecamatan di Aceh Tenggara Berangsur Surut
longsor Subulussalam, 3 Korban Belum Ditemukan
Gempa Berkekuatan M5,3 Guncang Simeulue Aceh
Ketua DPK Unit TNI AD Kukuhkan DPK  Sub Unit Kodam Iskandar Muda
Cerita Mahasiswa Indonesia Tidak Bisa Kembali ke Tanah Air Akibat Peristiwa 1965

Berita Terkait

Selasa, 6 Februari 2024 - 17:23 WIB

Ketua TKN Aceh Mualem Apresiasi dan Dukung Penuh Capres Prabowo-Gibran

Kamis, 28 Desember 2023 - 10:34 WIB

Banjir Aceh Utara Meluas, Sebanyak 4.048 Jiwa Mengungsi

Jumat, 24 November 2023 - 17:18 WIB

Banjir Aceh Selatan Belum Surut, 251 Warga Bertahan di Pos Pengungsian

Selasa, 21 November 2023 - 09:48 WIB

Banjir yang Landa 15 Kecamatan di Aceh Tenggara Berangsur Surut

Kamis, 9 November 2023 - 13:06 WIB

Festival Panen Kopi Gayo: Merawat Kebudayaan sebagaiKekuatan Ketahanan Pangan

Minggu, 29 Oktober 2023 - 10:04 WIB

longsor Subulussalam, 3 Korban Belum Ditemukan

Minggu, 24 September 2023 - 14:47 WIB

Gempa Berkekuatan M5,3 Guncang Simeulue Aceh

Kamis, 27 Juli 2023 - 21:47 WIB

Ketua DPK Unit TNI AD Kukuhkan DPK  Sub Unit Kodam Iskandar Muda

KANAL TERKINI

Tampak beberapa pemain Arema FC saat melakukan latihan internal di Lapangan Samudra, Kuta, Bali, Jumat (12/07/2024). (Dok. Media Officer Arema FC/KanalIndonesia.com)

KANAL MALANG

Pelatih Arema FC Ungkap Alasan Jalani Ujicoba dengan PSBS Biak

Jumat, 12 Jul 2024 - 21:19 WIB