“Adapun tujuan utama dari Jambore OPOP adalah untuk memberikan inspirasi kepada Pesesta OPOP melalui benchmarking dan best practice . Serta para peserta juga dapat meningkatkan fungsi pemberdayaam ekonomi melalui program EKO-TREN,” papar Andromeda.
Andromeda berharap Jambore OPOP dapat mendorong santri dan santriwati termotivasi berwirausaha. Sehingga dapat mencetak santri yang tidak hanya cakap dalam agama namun juga piawai dalam berwirausaha.
“Terima kasih kepada ibu Gubernur Khofifah, Alhamdulillah berkat upaya yang telah ibu berikan, OPOP Jatim telah berkembang pesat,” sebutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga menyerahkan penghargaan OPOP Award 2023 yang terbagi dalam Kategori Pesantrenpreneur/Koppontren Berprestasi, Kategori Santripreneur dan Kategori Sosiopreneur. Penghargaan diberikan kepada santri dan pesantren atas kerja keras dan upayanya dalam menjalankan roda ekonomi di dalam Pesantren. Kemudian turut diserahkan pula sertifikat halal kepada Koppontren Bahrul Magfiroh Alkarim Kab. Pasuruan.
Selain itu, diserahkan pula Hibah OPOP kepada Koperasi Pondok Pesantren Modern Surya Buana Malang sebesar Rp 50 juta, Kredit Pinjaman LPDB KUMKM pola syariah kepada Koperasi Konsumen Pondok Pesantren Hidayatullah As Sakinah Surabaya sebesar Rp 4,95 M, Tabungan santri secara simbolis kepada 3.000 santri dari 16 Pondok Pesantren di Jawa Timur serta Santunan BPJS kepada tiga orang ahli waris. (ari)
