Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
News

Pertama di Jatim, Universitas Hang Tuah Buka Prodi Spesialis Kedokteran Kelautan (Sp. Kl)

Dalam sambutanya,  Rektor Universitas Hangtuah Laksamana Muda TNI (Purn) Prof. Dr. Ir. Supartono, MM., CIQaR.
mengatakan, sesuai dengan visi UHT yaitu Menjadi Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kemaritiman dan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS) Kelautan yang Berkelas Dunia serta didorong oleh rasa cinta tanah air dan tanggungjawab terhadap kehidupan serta kelangsungan hidup bangsa, khususnya dalam usaha untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa, guna melahirkan dan membina sumber daya manusia yang ahli dan terampil di bidang kelautan, maka TNI AL telah membulatkan tekad untuk mendirikan suatu yayasan yang bergerak di bidang pendidikan tinggi FK Universitas Hang Tuah  berdiri sejak tanggal 12 Mei 1987.

“Pada Akreditasi bulan Mei 2022, FK Universitas Hang Tuah mendapatkan hasil terakreditasi Unggul sehingga dapat mendirikan Program Studi Spesialis, yang dalam hal ini FK Universitas Hang Tuah  Memilih Program Studi Spesialis Kedokteran Kelautan yang sesuai dengan visi dan misi UHT,”kata Rektor UHT.

Saat ini masih banyak penyakit yang berhubungan dengan kemaritiman dan kelautan. Dari issu Nasional yang ada dengan luas wilayah NKRI yang 2/3 terdiri dari lautan dengan jumlah penduduk 270 juta, maka angka ketercukupan dokter Sp.KL masih sangat minim.  Dengan skala nasional perbandingan antara 1.000 penduduk  1 dokter, sedangkan untuk spesialis kedokteran kelautan 1 juta penduduk 1 dokter spesialis kedokteran kelautan, Yang berarti masih dibutuhkan sebanyak 270 dokter spesialis kedokteran kelautan. Sedangkan saat ini jumlah dokter spesialis kedokteran sekitar 60 yang berbasis kolegium.

“Baru ada satu Fakultas Kedokteran yang baru saja berdiri prodi spesialis kedokteran kelautan dan insya Alloh ada 2 dengan  FK Universitas Hangtuah, sehingga angka kelulusan 3-4 tahun mendatang dapat menghasilkan 10 dokter spesialis. Maka kebutuhan dokter spesialis kedokteran kelautan akan memenuhi dalam waktu kira-kira 25 tahun” tutur Rektor UHT.

Pada kesempatan tersebut Kolonel Laut (K)  Dr. Hisnindarsyah, dr.,Sp.KL,Subsp.KT(K).,S.E., M.Kes., MH.,  C.FEM., FISQua ., FRSPH. calon Kaprodi Kedokteran Kelautan dalam paparannya, memberikan penjelasan pada evaluator terkait visi misi, profil lulusan, kurikulum, Capaian pembelanjaran dan tata pamong atau SPMI (.satuan penjaminan mutu internal) prodi SpKL FK UHT. Termasuk menjelaskan sarpras yang ada di UHT berupa Laboratorium Biomulekuler dan Hiperbarik dan wahana jejaring pendukung.

“Kemampuan RSPAL sebagai Rumah Sakit pendidikan
utama berakreditasi paripurna yg sering menangani kasus kasus penyelaman dan hiperbarik, terkasus pemeriksaan fit proper to dive untuk penyelam.”Tuturnya.

Ketua Lembaga Dikti Wilayah 7    Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M.menyampaikan, bahwa LLDIKTI merasakan dibutuhkannya spesialisasi kedokteran kelautan dibuka FK Universitas Hang Tuah di wilayah Jawa Ttimur menjadi sangat urgent. Karena  keberadaan dokter Sp KL sangat penting  khususnya untuk menangani kedaruratan dan pencegahan problem kesehatan di wilayah laut, pantai dan pesisir.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Akreditasi LampteKes Dr Soetrisno, M.A. menyampaikan bahwa proses evaluasi lapangan merupakan kelanjutan dari evaluasi dokumen, menindaklanjuti pengajuan usul  pendirian prodi Sp KL dari Universitas  Hang Huah.

Beliau menyampaikan, bahwa tingkat kebutuhan terhadap dokter spesialis Kelautan sangat tinggi mengingat luas wilayah maritim Indinesia yg mencakup.lebih dari 2/3 wily NKRI, Jika ini bisa terwujud maka Prodi Sp KL ini adalah yg kedua dari yang sebelumnya sudah di setujui di Universitas Negeri Mataram(UNRAM). Sekaligus sebagai FK swasta kedua yang memiliki prodi spesialisasi.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita