“Insyaalah September tahun ini sudah dimulai program master degree untuk digital future. Kenapa kita lakukan ini, karena kalau Jawa Timur sudah terkonfirmasi 35 persen untuk industri manufaktur per Mei tahun ini sehingga kita perlu melakukan perombakan adaptasi yang akhirnya berpengaruh pada peningkatan investasi dan manufaktur kita,” jelasnya.
Kemudian dari sektor digital IT, Pemprov Jatim tercatat menjadi yang terbaik dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dari seluruh provinsi di Indonesia. Tak hanya itu, Jatim juga tercatat sebagai pengguna E-katalog Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) dalam proses pembelanjaan daerah terbanyak nasional.
“Dari semua provinsi di Indonesia, E-Katalog terbanyak dari Jawa Timur. Ini artinya bahwa ekosistem disini sudah terbangun sangat baik. Sehingga kemudian bisa dilakukan mentoring kepada kabupaten/kota untuk melakukan hal yang sama,” tukasnya.
Sementara itu, Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim menyampaikan bahwa, acara ini merupakan kick off dari rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2024 yang acara puncaknya akan dilaksanakan di Kabupaten Jember.
“PWI Jatim sengaja menggelar di awal Februari, agar masih bisa merayakan HPN Tingkat Provinsi Jawa Timur bersama Ibu Khofifah,” tandas Lutfil, sapaan akrabnya.
Peringatan HPN tingkat Jatim ini sengaja dibuat berbeda dengan penampilan music Jazz. Menurutnya, music jazz adalah simbol kebebasan dan kemerdekaan sesuai dengan prinsip Pers yang ekspresif dan berwarna, tapi tetap patuh pada kaidah dan prinsip jurnalistik.
“Di balik momen ini, kami para jurnalis ingin meneguhkan diri kita masing-masing agar tetap patuh pada kaidah. Pers punya peran mendamaikan, ini sangat beriringan dengan keinginan mewujudkan Pemilu damai,” ucapnya.
Sebagai informasi, acara Prapanca Jazz 2024 ini dimeriahkan oleh beberapa musisi tanah air seperti Ahmad Dhani dan Faris RM. (ari)
