Pemprov Jateng Buka Posko Terpadu Penyelenggaraan Pemilu

Editor : ANDI SAPUTRA - Sabtu, 3 Februari 2024 - 06:19 WIB

SEMARANG, KANALINDONESIA.COM : Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal membuka posko terpadu guna memantau penyelenggaraan Pemilu 2024 di wilayahnya.

“Pemprov Jateng akan membuka posko pemantauan pemilu,” ujar Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana seusai rapat koordinasi pemantauan perkembangan situasi politik dan kesiapan pemilu 2024 di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (2/2/2024).

Untuk menghadapi tahapan pemungutan dan penghitungan suara pada 14 Februari 2024 mendatang, Nana telah menugaskan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Jateng untuk ikut memantau dinamika Pemilu di 35 kabupaten/kota.

Nana mengatakan posko tersebut akan menampung seluruh permasalahan dan perkembangan yang ada di seluruh daerah. Termasuk laporan dari seluruh Kepala OPD di lingkup Pemprov Jateng yang ditugaskan.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Surabaya Jamin Kesehatan Petugas Penyelenggara Sebelum dan Sesudah Pemilu 2024

Penugasan seluruh Kepala OPD Pemprov Jateng sesuai dengan surat tugas yang sudah diterbitkan sejak 5 Januari 2024 lalu. Penekanannya adalah koordinasi dengan instansi terkait seperti KPU , Bawaslu, TNI dan Polri.

“Mereka juga harus koordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat, karena mereka yang dekat dengan masyarakat. Tujuannya untuk menciptakan pemilu yang sejuk, nyaman, dan damai. Itu tugasnya,” tutur Nana.

Sementara itu, Anggota KPU Jawa Tengah, Akmaliyah menuturkan, persiapan Pemilu 2024 di Jawa Tengah sudah 90%. Sebanyak 821.093 orang KPPS dan 234.598 orang Linmas yang akan bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Jateng sudah terpenuhi.

Baca Juga :  PSI Disebut Tak Lolos Senayan, Begini Kata Jokowi

Sedangkan untuk logistik, semua logistik Pemilu yang ada di luar kotak suara dan sudah didistribusikan sampai tingkat desa/kelurahan.

Adapun logistik yang ada di dalam kotak suara sedang tahapan pengepakan. Di dalamnya ada perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara, meliputi surat suara, alat coblos, tinta, dan formulir C Hasil untuk menghitung perolehan pemungutan suara.

“Logistik ini pada H-7 sudah geser ke kecamatan,” ujar Akmaliyah.

Akmaliyah menambahkan, mitigasi juga dilakukan untuk tempat atau wilayah geografis yang rawan bencana. Misalnya sekitar lereng Gunung Merapi ada Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Magelang.

“Sudah dimitigasi bagaimana nanti pemungutan suara ketika ada bencana alam,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

KANAL HUKUM

BNNP Jateng Amankan Mahasiswa Pengedar Narkoba

KANAL POLITIK

Dikepemimpinan Airlangga, Golkar Terlihat Sangat Kompak dan Solid dalam Menghadapi Pemilu 2024

KANAL BIROKRASI

Pj Gubernur Jateng Berharap Pers Jateng Jaga Independensi dan Profesionalitas

KANAL PENDIDIKAN

UPNS PPKS USM Gelar Workshop Agen Perubahan

KANAL JAKARTA

PSI Disebut Tak Lolos Senayan, Begini Kata Jokowi

KANAL HEALTH

BPJS Kesehatan Surabaya Jamin Kesehatan Petugas Penyelenggara Sebelum dan Sesudah Pemilu 2024

KANAL POLITIK

Sesuai hasil 9 Lembaga Survei Tidak Ada Kecurangan dalam Pilpres 2024

KANAL PERISTIWA

Warga Bawen Digegerkan Penemuan Seorang Wanita Tewas Gantung Diri