Dari berbagai pendapat dan masukan yang diperoleh dari warga masyarakat bawah di berbagai tempat dan daerah dalam berbagai kesempatan, iming-iming dalam bentuk apapun sudah tidak dapat mengubah sikap pilihan politik atau calon presiden maupun calon legislatif yang doyan menggelontorkan bantuannya, hanya pada saat perlu dukungan rakyat.
Termasuk serangan fajar menjelang hari pelaksanaan pemilihan Capres dan Cawapres, legislatif maupun Kepala Daerah, rakyat sangat menyadari perlunya memilih mereka yang lebih tulus dan ikhlas berjuang untuk rakyat, bukan untuk dirinya sendiri, keluarga maupun kroninya yang telah terbukti membuat rakyat sengsara.
Jadi menurut versi Rahman Sulaiman, rakyat sekarang sudah cukup cerdas dan paham, jika salah memilih pemimpin maupun wakil rakyat di parlemen, maka rakyat juga yang akan menanggung derita dan nestapa itu selama mereka berkuasa.
Sebab, kepentingan rakyat tidak menjadi perhatian mereka yang maniak kekuasaan dan menumpuk kekayaan untuk dirinya sendiri dan keluarga mereka, termasuk para cecunguk dan begundal yang menghamba pada penguasa yang zalim itu.

