DLH Ponorogo Terima Laporan Penebangan Pohon Tapi Tidak Langsung Dieksekusi, Mengapa?

ARSO 25 Feb 2024
DLH Ponorogo Terima Laporan Penebangan Pohon Tapi Tidak Langsung Dieksekusi, Mengapa?

pohon tumbang yang menimpa sebuah rumah di jalan Ir. H Juanda, Ponorogo. (foto: Imam Mustajab)

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Bencana alam berupa pohon tumbang merupakan salah satu yang sering landa Ponorogo di musim penghujan.

Berbagai faktor menjadi penyebab terjadinya bencana ini seperti angin kencang, akar pohon yang sudah mulai tua, tanah yang tergerus air hujan, dan masih banyak lagi.

Di Ponorogo, sempat beberapa kali terjadi bencana ini baik yang berdampak langsung kepada masyarakat maupun tidak.

Mayoritas pohon yang tumbang sudah berusia tua dan berukuran besar, tempatnya pun di pinggir jalan-jalan Ponorogo.

Untuk menghindari hal yang tidak di inginkan terjadi, DLH Ponorogo memperingatkan agar melapor jika ada indikasi pohon yang berpotensi tumbang.

“Kami beberapa kali menerima laporan terkait pohon tumbang, mayoritas pohon yang tumbang berukuran besar dan berusia tua. Untuk itu kami menghimbau agar melapor jika ada temuan pohon tumbang,” ungkap Gulang Winarno, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo, Kamis (22/2/2024).

Walaupun demikian, pihaknya mengaku jika ada laporan masuk dan permintaanya ditebang, banyak pertimbangan yang harus dikaji sebelum dilakukan penebangan.

“Jika ada laporan dan permintaan penebangan pohon di Ponorogo, kami tidak serta merta melakukan hal itu, ada banyak pertimbangan seperti persentase penghijauan kota, indeks kualitas udara, luas tutupan lahan untuk penghijauan kota,” jelasnya.

Tetapi, pihaknya akan langsung menebang jika ada laporan masuk memenuhi beberapa syarat berikut.

“Tentu pohon-pohon yang sudah tua, sudah miring, rantingnya sudah lebat, lapuk, atau pohon dekat pemukiman yang padat penduduk tetap menjadi perhatian kami. Jika ditemukan atau ada laporan yang masuk, tentunya kami akan melakukan penindakan,” pungkasnya. (Imam_kanalindonesia.com)