Kasus Investasi Fiktif PT. Taspen, KPK akan Miskinkan para Pelaku

- Editor

Kamis, 14 Maret 2024 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memiskinkan pihak-pihak yangterlibat dalam kasus dugaan investasifiktif di PT Taspen.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri dalam rangka membuat efek jera terhadap para pelaku.

“Kami menilai lebih efektif dan efek jeranya terasa memiskinkan para koruptor kalau bahasa teman-teman itu, tentu kami sepakat untuk melakukan itu,” kata Ali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ali menegaskan, KPK berupaya melakukan penindakan kasus korupsi selalu diikuti dengan pencucian uang, demikian juga dalam penanganan kasus dugaan korupsi kegiatan investasi fiktif di PT Taspen (Persero). KPK mengarahkan ke arah Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Baca Juga :  Tim Hukum Tiga Pasangan Capres dan KPU Serahkan Kesimpulan Sidang PHPU Presiden

“Ketika proses penyidikan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh KPK pasti kami kembangkan ke arah dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang ke pihak yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujar Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (14/3/2024).

KPK menyatakan penindakan TPPU bertujuan untuk memiskinkan koruptor.

Baca Juga :  Polsek Simokerto Amankan Remaja Gengster, Ibunya Menangis dan Pingsan

“Nah, satu instrumen yang kemudian kami lakukan adalah TPPU sambil menunggu Undang-undang Perampasan Aset yang sudah 12 atau 13 tahun belum disahkan,” sambungnya.

Hal itu setidaknya bisa dilihat dalam penanganan kasus mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrachman, mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), dan Sekretaris MA nonaktif Hasbi Hasan.

“Tentu dalam rangka apa? Kita tahu efek jera itu tidak hanya kemudian penjara tetapi memiskinkan koruptor,” terang Ali.

Berita Terkait

Polsek Simokerto Amankan Remaja Gengster, Ibunya Menangis dan Pingsan
Tim Hukum Tiga Pasangan Capres dan KPU Serahkan Kesimpulan Sidang PHPU Presiden
Megawati Soekarnoputri Ajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Alasan Beli Rokok, Wewe Malah Bawa Kabur Motor Tetangga Kontrakannya
Forum Mahasiswa dan Aktivis Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim Konstitusi
KPK Tetapkan Tersangka Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali
KPK Akan Klarifikasi LHKPN Jaksa yang Dilaporkan Dugaan Peras Saksi
Tiga Pria Asal Madura Ditangkap Polrestabes Surabaya, Usai Curi Kabel di Jalan Bubutan

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 08:48 WIB

Polsek Simokerto Amankan Remaja Gengster, Ibunya Menangis dan Pingsan

Selasa, 16 April 2024 - 23:29 WIB

Tim Hukum Tiga Pasangan Capres dan KPU Serahkan Kesimpulan Sidang PHPU Presiden

Selasa, 16 April 2024 - 23:18 WIB

Megawati Soekarnoputri Ajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK

Selasa, 16 April 2024 - 19:29 WIB

Alasan Beli Rokok, Wewe Malah Bawa Kabur Motor Tetangga Kontrakannya

Selasa, 16 April 2024 - 14:52 WIB

Forum Mahasiswa dan Aktivis Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim Konstitusi

Selasa, 16 April 2024 - 10:25 WIB

KPK Tetapkan Tersangka Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali

Minggu, 14 April 2024 - 08:50 WIB

KPK Akan Klarifikasi LHKPN Jaksa yang Dilaporkan Dugaan Peras Saksi

Sabtu, 13 April 2024 - 17:19 WIB

Tiga Pria Asal Madura Ditangkap Polrestabes Surabaya, Usai Curi Kabel di Jalan Bubutan

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Gempa Berkekuatan Mag5.0 Guncang Tuban

Rabu, 17 Apr 2024 - 15:56 WIB