Gandeng Swasta Pemkot Yogya Manfaatkan Hasil Olahan Sampah ‘RDF’

- Editor

Senin, 25 Maret 2024 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto: istimewa

foto: istimewa

Pihaknya menargetkan pengolahan sampah menjadi RDF dapat dilakukan secepatnya setidaknya akhir April mulai. Menurutnya kesiapan pengolahan RDF di tiga lokasi itu sudah 50-60 persen. Di TPS 3R Nitikan yang dilakukan lebih pad revitalisasi, mesin pengolah sudah tersedia dan perlu penataan kembali. Sedangkan di dua lokasi lainnya harus membangun baru.

Singgih berharap kerja sama dapat dilakukan dan menjadi solusi bersama mengatasi sampah perkotaan dan menjadi bahan bakar alternatif bagi PT SBI.

“Tentu ini menjadi bagian dari semangat kita semua untuk sirkular ekonomi bisa kita dapatkan. Energi terbarukan dari pembakaran (pengolahan) sampah yang kita proses menjadi RDF,” papar Singgih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu Presiden Direktur PT Solusi Bangun Indonesia, Lilik Unggul Raharjo mengucapkan terimas kasih kepada Pemkot Yogyakarta karena PT SBI diberikan kesempatan untuk melakukan penandatanganan kesepakatan bersama itu. Ia menegaskan dalam operasional PT SBI sebagai produsen semen berpedoman pada pembangunan berkelanjutan. Salah satunya menerapkan konsep sirkulasi ekonomi dengan memanfaatkan bahan bakar alternatif.

“Yang utama adalah bagaimana kita membantu menyelesaikan sampah perkotaan. Terutama di daerah sekitar pabrik di Cilacap, Yogyakarta dipilih karena sudah diskusi dengan Pemda DIY dan sebagian besar produk kita seperti Semen Nusantara, Holcim, Dynamix market utama di Yogya, Jadi tentunya kita ada tanggung jawab moral juga untuk bagaimana menyelesaikan sampah di DIY,” terang Lilik.

Dia menyebut pabrik PT SBI di Cilacap sekarang sudah menerima sekitar 100 ton RDF. PT SBI total bisa menerima sekitar 250 ton RDF/hari, sehingga masih ada kuota sekitar 150 ton RDF/hari.

Penggunaan RDF di PT SBI bisa menggantikan bahan bakar batu bara sekitar 14 persen. Lilik menuturkan walaupun PT SBI bisa memanfaatkan bahan bakar alternatif RDF, tapi ada kriteria khusus. Untuk spesifikasi RDF di PT SBI antara lain harus memiliki kadar air maksimal 20 persen dan ukuran di bawah 5 cm. Dicontohkan sampah segar di indonesia campuran sampah organik dan anorganik memiliki kadar air rata-rata 50-60 persen, sehingga berat untuk jadi bahan bakar.

Sumber Jogjakota.go.id

Berita Terkait

Gubernur DIY Lantik Sugeng Purwanto Sebagai Penjabat Wali Kota Yogya
Nekat, Seorang Ibu Selundupkan Narkoba ke Rutan Bantul
Pemkot Yogya-Peradi Beri Bantuan dan Konsultasi Hukum Gratis
Penyair Kondang Joko Pinurbo Tutup Usia
Kesiapan Pemkot Yogyakarta Sambut Pemudik Lebaran 2024
Penjabat Wali Kota Yogyakarta Lantik 78 Pejabat
Melalui Buka Bersama, Kharisma‘98 Tetap Jaga Kebersamaan
Pemkot Yogya Dekatkan Diri ke Masyarakat Lewat Silaturahmi Tarawih

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 21:15 WIB

Gubernur DIY Lantik Sugeng Purwanto Sebagai Penjabat Wali Kota Yogya

Jumat, 17 Mei 2024 - 09:13 WIB

Nekat, Seorang Ibu Selundupkan Narkoba ke Rutan Bantul

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:25 WIB

Pemkot Yogya-Peradi Beri Bantuan dan Konsultasi Hukum Gratis

Sabtu, 27 April 2024 - 11:02 WIB

Penyair Kondang Joko Pinurbo Tutup Usia

Kamis, 4 April 2024 - 13:50 WIB

Kesiapan Pemkot Yogyakarta Sambut Pemudik Lebaran 2024

Selasa, 2 April 2024 - 16:38 WIB

Penjabat Wali Kota Yogyakarta Lantik 78 Pejabat

Senin, 1 April 2024 - 06:01 WIB

Melalui Buka Bersama, Kharisma‘98 Tetap Jaga Kebersamaan

Senin, 25 Maret 2024 - 20:25 WIB

Gandeng Swasta Pemkot Yogya Manfaatkan Hasil Olahan Sampah ‘RDF’

KANAL TERKINI