Polisi Tetapkan 18 Tersangka, Penyebab Kerusuhan Supporter di Jembatan Suramadu

- Editor

Senin, 3 Juni 2024 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Tim Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak menetapkan 18 remaja sebagai pelaku atas kasus pengerusakan mobil dinas kepolisian di sekitar Jembatan Suramadu, Jalan Kedung Cowek Surabaya, pada Jumat (31/5/2024) malam. Sembilan diantaranya anak berkonflik dengan hukum.

Delapan belas pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka adalah, A (19) warga Tapan, Kedungwaru Tulungagung, MZ (26) Wedoro, Sidoarjo, BRJ (18) Kedung Anyar, Surabaya MF (18) Tegalsari, Banyuwangi ADR (21) Kedamean, Kedamean Gresik, YW (24) Tambak Wedi, Surabaya dan MST (21) Wedoro, Sidoarjo.

Kemudian EDTSP (17) warga Pacar Kembang, Tambaksari Surabaya, SBA, (17) Turirejo, Kedamean, Gresik, MNA (17) Tanah Kali Kedinding, Surabaya, ABS, (17) Wonokusumo, Surabaya, MAR, (16) Nyamplungan, Surabaya.

Lalu FPS (16) warga Kedung Tarukan, Surabaya, MRA (17) Bulak Banteng Wetan, Surabaya, RPPS, (15) warga Granting Baru, Surabaya, MAF, (17) Bulak Banteng, Surabaya, QA, (16) Tenggumung Wetan, Surabaya dan MRF (15) Wonosari Lor, Surabaya.

Kasat Reskrim Iptu Muhamad Prasetya menjelaskan para pelaku saat melakukan sweeping di Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara berkelompok. Disana mereka melempari kendaraan plat B dan D yang melintas dari arah Madura menuju Surabaya, menggunakan batu dan kayu.

Baca Juga :  Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya

“Upaya pembubaran yang dilaksanakan petugas kepolisian di lokasi pun tak diindahkan. Para pelaku justru menyerang balik petugas dengan melempari batu dan mercon sehingga mengakibatkan kendaraan milik polri mengalami kerusakan,” jelas Prasetya saat rilis, Senin (3/6/2024).

Bukan hanya itu, saat kejadian para pelaku merusak fasilitas umum (fasum) milik Pemkot Surabaya. Seperti pot bunga dan rambu-rambu lalu lintas.

Berita Terkait

Tes Parameter Jadi Acuan Kesiapan Atlet Jelang Porkab dan BK Porpov
Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya
MKMK Gelar Sidang Dugaan Pelanggaran Etik Hakim Konstitusi
Perkuat Layanan Hukum Bidang Perdata, BPJS Kesehatan Teken MoU Dengan Kejari Surabaya
Jajaran Lantamal III Jakarta Melalui Patkamla Gerbang 1.3-59 Kenalkan Alutsista TNI AL Kepada TK Hang Tuah Cirebon
Pimpinan Law Firm JTMP, Siswandi Sebut Pegi Setiawan Bisa Dijatuhi Hukuman Mati
Pentingnya Melestarikan Modal Alam Biru Melalui Inisiatif Strategis
Pengendara Toyota Kijang Tewas Usai Tertimpa Truk Kontainer

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 20:34 WIB

Tes Parameter Jadi Acuan Kesiapan Atlet Jelang Porkab dan BK Porpov

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:20 WIB

Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya

Kamis, 13 Juni 2024 - 07:16 WIB

MKMK Gelar Sidang Dugaan Pelanggaran Etik Hakim Konstitusi

Rabu, 12 Juni 2024 - 21:41 WIB

Perkuat Layanan Hukum Bidang Perdata, BPJS Kesehatan Teken MoU Dengan Kejari Surabaya

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:56 WIB

Jajaran Lantamal III Jakarta Melalui Patkamla Gerbang 1.3-59 Kenalkan Alutsista TNI AL Kepada TK Hang Tuah Cirebon

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:30 WIB

Pimpinan Law Firm JTMP, Siswandi Sebut Pegi Setiawan Bisa Dijatuhi Hukuman Mati

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:32 WIB

Pentingnya Melestarikan Modal Alam Biru Melalui Inisiatif Strategis

Selasa, 11 Juni 2024 - 12:03 WIB

Pengendara Toyota Kijang Tewas Usai Tertimpa Truk Kontainer

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

Minggu, 16 Jun 2024 - 05:26 WIB

KANAL HEALTH

Peneliti UNAIR Raih Penghargaan Kekayaan Intelektual oleh WIPO

Sabtu, 15 Jun 2024 - 23:01 WIB