Untuk motif, Prasetya menyebut para pelaku yang tergabung dari supporter Bonek Persebaya dan supporter Persib yang tergabung dalam kelompok FCC (Flowers City Casuals) dipicu dengan postingan yang berisikan saling ejek dan menantang di media sosial dari akun TikTok.
“Selanjutnya akun-aku yang mengatasnamakan supporter Persebaya Surabaya untuk ajakan melakukan sweeping terhadap supporter Persib. Dari kedua postingan tersebut, kelompok supporter Surabaya dari daerahnya masing-masing berinisiatif berkumpul di beberapa tempat yang digunakan untuk menuju akses masuk ke wilayah Madura,” paparnya.
Sekitar pukul 21.30 WIB, Lanjut Prasetya kelompok supporter Bonek Persebaya itu mulai menutup jalan dan melakukan aksi sweeping, sehingga petugas kepolisian menertibkan kelompok supporter Bonek Persebaya untuk kembali ke tempat masing-masing.
Namun karena melihat kendaraan yang mengangkut supporter Persib Bandung yang melintas supporter Bonek Persebaya melempari kendaraan yang digunakan mengangkut supporter dan petugas kepolisian yang saat itu menghalau,
“Jadi sasaran mereka itu, bus ataupun kendaraan roda 4 yang bernopol B dan D,” ungkapnya.
Selain para pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti dalam kejadian tersebut. Meliputi mobil dinas Mitsubishi lancer nopol X 10156-29 yang dirusak. Kemudian printout foto mobil dinas Mitsubishi Lancer, CD rekaman video peristiwa, pakaian yang digunakan pelaku, mobil Avanza nopol B1423EZK, batu dan balok kayu. **
Reporter: Ady_kanalindonesia.com

