Wacana Pengeboran Sumur Dalam di Wilayah Langganan Kekeringan Ponorogo
PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Pemkab Ponorogo mewacanakan pengeboran sumur air dalam di 4 wilayah yang menjadi langganan kekeringan saat kemarau tiba.
Hingga bulan September 2024 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya 619 KK mengalami kesulitan mendapat air bersih untuk kebutuhan dasar yang berada di 9 dusun.
Dusun-dusun tersebut tersebar di 7 desa yang tergabung di 4 kecamatan yang berbeda.
Masun Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo mengatakan wacana Pengeboran sumur air tersebut dalam tahap pengusulan.
“Rencana strategis yang kami pikirkan bersama yaitu menaikan sumber air di titik-titik langganan kekeringan seperti pengeboran sumur air dalam. Kalaupun dibangun, mungkin tidak mengcover semua tetapi setidaknya mengurangi jumlah KK yang terdampak,”ucapnya Jumat (6/9/2024).
Faktanya, Masun mengungkap bahwa titik-titik yang hampir selalu mengalami kekeringan memang sebagian tidak ada sumber air.
“Daerah yang menjadi langganan kekeringan ternyata memang sebagian tidak ada sumber air atau sumber airnya sangat dalam sehingga harus ada solusi,”lanjutnya.
Detailnya, Dia mengatakan 4 wilayah yang diusulkan mendapat sumur air ada di 2 kecamatan.
“Kemarin kami usulkan 1 di desa Duri kecamatan Slahung, 1 di Desa Wates Kecamatan Slahung, 1 di Desa Karangpatihan Pulung, 1 di Desa Sidoharjo Kecamatan Pulung, “ungkapnya.
Kendati demikian, belum ada waktu pasti kapan eksekusi dari wacana tersebut. Kalaksa BPBD pun mengaku belum mendapat informasi terkait hal itu.
“Untuk pelaksanaan, Pemkab inginya tahun ini. Tapi kita belum tahu apa nanti tahun ini atau tidak, tetapi jikapun tidak tahun ini semoga tahun depan sudah terealisasi,”pungkasnya. (Imam_kanalindonesia.com)











