JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Perajin kain tenun di Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, mengucapkan syukur saat bertemu dengan Calon bupati (cabup) petahana, Mundjidah Wahab.
Rasa syukur itu disampaikan pada cabup nomor urut 01, karena mereka para perajin yang berada di sentra kerajinan tenun itu, pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah kabupaten (Pemkab) Jombang, saat era kepemimpinan Mundjidah Sumrambah.
“Ya alhamdulilah tahun 2022 kemarin kita mendapatkan bantuan dari Pemkab Jombang, melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian,” kata Bambang Irawan, salah satu perajin kain tenun di Penggaron, Sabtu 26 Oktober 2024.
Sementara itu, Mundjidah Wahab, yang merupakan putri salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Wahab Hasbullah ini mengatakan pada agenda kampanye, ia sengaja mengunjungi sentra-sentra usaha lokal.
Hal ini dikarenakan pihaknya ingin mendorong pengembangan industri lokal dan memperkuat ekonomi berbasis produk olahan.
“Alhamdulillah, saya bisa melihat perajin tenun yang ada di desa Penggaron beberapa hari lalu,” ujarnya Mundjidah.
Lebih lanjut Mundjidah mengatakan, perajin tenun Desa Penggaron telah mendapatkan bantuan hibah dari pemerintah kabupaten Jombang. Bantuan itu diberikan melalui dinas perindustrian dan perdagangan.
“Perajin juga menyampaikan ke saya kalau sudah dapat bantuan. Selain itu juga mendapat pelatihan,” tuturnya.
Ia pun menjelaskan bahwa pemerintah memiliki peran penting dalam mendorong industri kecil menengah berbasis nilai tambah. Hal itu selaras dengan salah satu program unggulan pasangan calon bupati dan wakil bupati Jombang nomor urut 1, Mundjidah -Sumrambah.
“Tidak hanya tentang ekonomi, tetapi juga tentang menciptakan lapangan kerja dan kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat lokal. Pemerintah akan terus mendorong dan meningkatkan para pelaku industri rumahan,” katanya.
Ia menyebut program kerja yang diusung dalam periode kedua ini. Salah satunya adalah pengembangan indutri kecil menengah. Dan ia pun menyiapkan program untuk mendukung tumbuh kembang IKM maupun UMKM.
“Kita memaksimalkan fungsi intermediasi perbankan dalam penyaluran kredit produktif ke sektor riil. Nilai fasilitasi kredit juga akan terus ditingkatkan,” ujarnya.
Selain itu, sambung Mundjidah peranan pasar modal dan lembaga keuangan non bank akan lebih ditingkatkan untuk menciptakan sektor keuangan yang kuat, efisien, dan kompetitif.
“Insyaallah, jika saya dan mas rambah terpilih lagi, akan melanjutkan program-program pembangunan, pendidikan hingga peningkatan IKM/UMKM yang belum tuntas. Mohon doa dan restunya, tanggal 27 November nanti memilih dan mencoblos pasangan nomor urut 01, Mundjidah -Sumrambah,” tuturnya.

