Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JOMBANG

Diiringi Musik Tradisional Salawatan, Warga Tionghoa di Klenteng Gudo Jombang Bagikan Ratusan Takjil Ramadan

Diiringi Musik Tradisional Salawatan, Warga Tionghoa di Klenteng Gudo Jombang Bagikan Ratusan Takjil Ramadan

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Aksi sosial dan toleransi nampak jelas dari warga Tionghoa di Klenteng Hong San Kiong, Gudo, Jombang. Pada Minggu (23/03/2025) sore tadi, ummat Tri Dharma ini menggelar bagi-bagi ratusan paket takjil Ramadan.

Berada di lokasi, simpang tiga jalan di halaman klenteng tertua di Jombang itu padat merayap. Ratusan warga sekitar klenteng hingga pengguna jalan rela antri dan menunggu acara pembagian takjil dimulai.

Alunan musik tradisional yang biasa dipakai untuk pertunjukan wayang potehi dimainkan. Bahkan ketika ratusan paket takjil Ramadan hendak dibagikan, musik tradisional tersebut memainkan dengan lagu salawatan.

“Kegiatan ini sudah jadi aksi kami tiap tahun. Sebagai bentuk toleransi, kami tadi juga memainkan musik tradisional dengan lagu salawatan. Sementara untuk pembagian takjil ini bentuk sosial terhadap ummat muslim sekitar dan pengguna jalan, yang sedang menjalankan puasa di bulan suci ini,” ujar Toni Harsono, Ketua Yayasan Klenteng Hong San Kiong Gudo Jombang.

Sedikitnya terdapat kurang lebih 580 paket takjil ramadan yang dibagikan gratis kepada warga sekitar klenteng dan pengguna jalan. Paket takjil tersebut berisikan nasi beserta lauk segar dan minuman. Rupanya disebutkan Toni, aksi yang dimaksud sudah ditekuni sejak dua puluh tahunan silam.

“Aksi seperti ini tidak jarang kami lakukan. Selain bulan suci Ramadan, terkadang di hari-hari biasa dan tertentu kita juga melakukan aksi sosial dan toleransi antar umat beragama. Kalau tadi yang menerima takjil ini ada warga sekitar, tukang becak, pengemis hingga pengguna jalan,” katanya.

Tak sampai 20 menit, ratusan paket takjil yang dibagikan oleh warga Tionghoa tersebut ludes. Raut wajah kesenangan terpancar jelas dari warga Tionghoa usai membagikan takjil ramadan. Begitupun dari raut wajah warga hingga pengguna jalan yang menerima takjil gratis, penuh kesyukuran.

“Kami sangat senang sekali, setidaknya dari aksi ini mengurangi beban mereka untuk menikmati takjil dan berbuka puasa. Semoga senang dan bermanfaat tentunya. Tadi sangat bagus antusias warga untuk mendapatkan takjil, jadi kita semua seru dan senang,” tandasnya.

Masih di tempat yang sama, Nurhadi (36) pengguna jalan setempat merupakan salah satu warga yang menerima takjil tersebut. Ia mengaku terharu, melihat aksi toleransi yang dilakukan warga Tionghoa di halaman klenteng atau tempat ibadahnya.

“Sangat membantu, soalnya saya baru pulang kerja dan dapat takjil makan dan minum ini untuk buka puasa nanti. Sangat bagus aksi berbagi yang dilakukan warga Tionghoa di klenteng ini, terlihat sejuk dilihat dan dirasakan,” singkatnya.(Faiz)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita