Dalam hal fasilitas pelayanan, KAI telah mempersiapkan dengan optimal, mulai dari area stasiun, di atas kereta, hingga area keluar stasiun tujuan. Kebersihan area stasiun, ruang tunggu penumpang, toilet, serta kereta terus dijaga demi kenyamanan pelanggan.
Dalam upaya menyukseskan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2025, KAI berkolaborasi dengan berbagai pihak, antara lain Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Basarnas, komunitas pecinta kereta api, serta pihak-pihak lainnya.
Pada Angkutan Lebaran 2025 ini, KAI Daop 7 menyediakan 127.248 tempat duduk untuk KA Jarak Jauh Komersial, KA Jarak Jauh PSO, dan KA Lokal PSO, yang berlaku selama periode 21 Maret hingga 11 April 2025. Berdasarkan pantauan pada H-7, jumlah penumpang yang berangkat mencapai 3.200 penumpang, dengan total kumulatif dari 21 Maret hingga 24 Maret 2025 sebanyak 20.700 penumpang. Sementara itu, jumlah penumpang yang turun atau datang pada H-7 ini mencapai 7.300 penumpang, dengan kumulatif sebanyak 38.000 penumpang. Prediksi puncak arus mudik diperkirakan pada H-2 (29 Maret 2025) sebanyak 9.900 penumpang, dan puncak keberangkatan diprediksi pada H+2 (3 April 2025) sebanyak 8.200 penumpang. Saat ini, penjualan tiket telah mencapai 88%, dengan ketersediaan 27.700 tiket untuk KA Jarak Jauh dan KA Lokal.
PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun senantiasa berkomitmen untuk menyediakan layanan transportasi yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu, demi mewujudkan mudik yang “tenang dan menyenangkan,”pungkasnya.

