Di sisi lain, Sujana (22) ibu rumah tangga sangat senang hadirnya pasar pangan murah mengingat bulan puasa dan lebaran harga sembako acapkali naik.
“Hadirnya pasar murah sangat membantu. Terima kasih bantuan yang diberikan kepada kami dan sangat senang sekali,” ungkapnya.
Respon serupa diungkapkan Sri Astuti (38). Ia mengaku, hadirnya pasar murah sangat dinantikan karena meringankan ekonomi masyarakat karena harga murah.
“Masyarakat sangat menantikan kegiatan semacam ini dan terbukti berbondong-bondong untuk berbelanja beras, minyak, telur, gula dan bumbu. Terima kasih,” ucapnya.
Turut hadir beberapa stand UMKM Kab. Situbondo dari delapan desa, diantaranya Desa Arjasa Sinom awet muda dan pokak, Desa Kayumas Kopi Mas Broo, Desa Arjasa Batik Nadira, PKK Desa Jatisari Camilan, kue kering, aksesoris dan masakan, PKK Desa Curah Tatal camilan dan kue kering, Desa Sopet Olahan ikan, krupuk dan rengginang, Desa Lamongan Minuman legen dan masakan serta PKK Desa Kayumas Kripik, bumbu pecel, madu.(Tim)

