Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL DEPOK

Serahkan Sapi Presiden Prabowo, Menteri Fadli Zon Apresiasi Jamaah Surau Qutubul Amin Sembelih 55 Lembu Qurban

Serahkan Sapi Presiden Prabowo, Menteri Fadli Zon Apresiasi Jamaah Surau Qutubul Amin Sembelih 55 Lembu Qurban

DEPOK, KANALINDONESIA.COM: Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi jamaah Majelis Dzikir Surau Qutubul Amin (SQA) di Depok, Jawa Barat menyembelih hewan Qurban yang jumlahnya mencapai 55 ekor sapi dan enam ekor domba. Fadli Zon juga menyerahkan hewan Qurban Presiden RI Jenderal (Purn) H Prabowo Subianto yang bobotnya hampir setengah ton.

Lantaran jumlahnya cukup banyak, prosesi penyembelihan berlangsung selama tiga hari sejak Jumat (6/7/2025) hingga Minggu (08/06/2025) besok.

“Surau Qutubul Amin ini sejak lama menyelenggarakan kegiatan-kegiatan sosial dan kegiatan sangat bermanfaat bagi masyarakat, membagikan banyak daging qurban untuk masyarakat yang membutuhkan. Terima kasih pimpinan keluarga besar (Surau Qutubul Amin),” kata Menteri Fadli Zon saat menyaksikan langsung prosesi penyembelihan di Surau Qutubul Amin, Kelurahan Duren Seribu, Depok, pada hari pertama itu.

Selain lembu Presiden Prabowo, Menteri Kebudayaan juga menyerahkan sapi hewan qurban atas nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Selain itu, Fadli Zon juga menyerahkan sapi kurban persembahan atas nama dirinya.

“Pak Wapres Gibran juga turut memberikan hewan qurban berupa seekor sapi,” imbuh Menteri Kebudayaan yang di awal era kepemimpinannya sukses mengawal Seni Tradisional Reog Ponorogo diakui UNESCO sebagai benda warisan budaya dunia tak benda.

Majelis Dzikir Surau Qutubul Amin yang merupakan majelis tarikat Naqsyabandi al Khalidi pimpinan Mursyid Sayyidi Syaikh Prof. Dr. Khadirun Yahya MA, MSc ini tiap Hari Raya Idul Adha, para jemaahnya khusus wilayah Jabodetabek mempersembahkan hewan qurban berjumlah rata-rata di atas 50 ekor. Karenanya, prosesi penyembelihan tidak cukup sehari. Bahkan, seluruh panitia yang terlibat penyembelihan diwajibkan dalam kondisi suci alias tidak batal wudlu.

Fadli Zon mengakui lembu qurban yang dagingnya dibagikan ke masyarakat itu, jumlahnya bukan hanya mampu banyak, namun pelaksanaan penyembelihan juga menjaga syariat dan kebersihan. Bahkan, menggunakan teknik profesional demi menghindari penganiayaan terhadap lembu qurban.

“Kesan saya pemotongan sangat profesional, kalau kita lihat dari tempatnya, hewan qurbannya tidak ada kesan tersakiti, menggunakan peralatan yang sangat memadai,” kata Fadli Zon seraya berharap kegiatan sosial seperti ini terus dikembangkan menjadi kekayaan budaya nasional.

Kehadiran Menteri Fadli Zon bersama rombongan disambut Ibunda Hj Dra Erlina KY, isteri Almaqfurlah Sayiddi Syaikh Prof Dr H Khadirun Yahya MA, MSc yang semasa hidupnya menjadi penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI). Juga disambut Pimpinan Zhahiriyah SQA Ir R Nofendy Ahmad Hadiawan dan Ketua Majelis SQA H Suroso Surya Atmadja, serta Siti Fatimah Ningrum puteri Ibunda Hj Erlina KY, dan pengurus yayasan SQA.

Kunjungan Menteri Kebudayaan ini didampingi Guru Besar UGM, Prof Dr Gunawan Sumodiningrat. Selain itu, ada Mantan Kakorlantas Mabes Polri Irjen (Purn) Istiono. Keduanya murid tarikat Prof Dr H Khadirun Yahya. Termasuk, Brigjen Pol Eko Nugroho Hadi. Ikut pula menyambut, Lurah di Duren Seribu Ahmad Sabani SAP, Ketua LPM Lukman Hakim SE, Ketua MUI Duren Seribu Ust Faruk Muhajir, SAg.

H Suroso Surya Atmadja mengakui bagi keluarga Surau Qutubul Amin keberadaan Presiden Prabowo sudah tidak asing. Karena pada awal tahun 90-an ketika Presiden Prabowo belum menjadi perwira tinggi, pernah berkomunikasi dengan Prof Dr H Khadirun Yahya saat di Medan, Sumatera Utara.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita