Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyampaikan bahwa seluruh pemerintah provinsi telah menyetujui pelaksanaan program ini. Ia menekankan pentingnya data identitas anak untuk memastikan sasaran yang tepat.
“Dalam program pemeriksaan kesehatan gratis yang akan masuk ke sekolah tentunya akan untuk anak-anak di bawah usia 17 tahun. Itu memiliki kartu identitasnya adalah KIA (Kartu Identitas Anak), itu tentunya nanti akan disertakan,” ujar Ribka.
Dirjen Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Fifi Aleyda Yahya menegaskan dukungannya untuk menyukseskan program CKG di satuan pendidikan, yang menjadi bagian dari rangkaian besar program pemerintah seperti sekolah rakyat dan makan bergizi gratis (MBG).
“ini adalah program agar generasi Indonesia jauh lebih sehat, lebih pintar dan insyaallah akan membawa kebaikan untuk anak-anak Indonesia saat ini dan ke depannya,” ujar Fifi.

