Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Koperasi Merah Putih Diresmikan, Fraksi PDIP DPRD Jatim Tekankan Profesionalisme Pengelolaan

Koperasi Merah Putih Diresmikan, Fraksi PDIP DPRD Jatim Tekankan Profesionalisme Pengelolaan

SBW yang ia pimpin kini menjadi salah satu koperasi perempuan terbesar dan paling profesional di Indonesia, dengan ribuan anggota aktif dan jaringan usaha yang terus berkembang. SBW tidak hanya memberi akses pinjaman, tetapi juga pelatihan keterampilan, penguatan literasi keuangan, dan ruang aktualisasi bagi perempuan desa.

Bersama tokoh lainnya dari Fraksi PDI Perjuangan seperti Guntur Wahono, penghargaan ini memperkuat posisi PDI Perjuangan sebagai partai yang konsisten mendorong agenda ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan perempuan.

“Fraksi PDI Perjuangan konsisten memperjuangkan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat dalam setiap pembahasan anggaran maupun regulasi di DPRD Jatim. Penghargaan ini adalah simbol dari hasil kerja panjang kami bersama rakyat,” ujarnya.

Untuk itu, Sri Untari menyatakan bahwa Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur berkomitmen untuk terus mengawal pengembangan KMP melalui peran legislasi, anggaran, dan pengawasan. Dukungan ini sejalan dengan visi PDI Perjuangan dalam membangun ekonomi berdikari melalui jalan koperasi.

“KMP harus kita dorong terus, karena inilah jalan ekonomi kerakyatan yang digariskan Bung Karno. Ekonomi rakyat bukan ekonomi pasar bebas yang rakus dan eksploitatif, tapi ekonomi yang berpihak, adil, dan bergotong royong,” tegasnya.

Sri Untari menutup keterangannya dengan harapan agar masyarakat tidak melihat koperasi sebagai organisasi kelas dua, tetapi sebagai rumah besar perjuangan ekonomi rakyat. Ia optimistis, dengan komitmen bersama dan kerja keras, koperasi Indonesia akan kembali menjadi tulang punggung perekonomian nasional seperti pada masa kejayaannya.

“Saya ingin anak-anak muda, kaum ibu, para petani, pedagang kecil, semua bersatu dalam koperasi. Jangan takut berorganisasi. Mari kita buktikan, bahwa ekonomi bisa kita bangun dari bawah — dari desa, dari pasar, dari keluarga — lewat semangat gotong royong dalam koperasi,” pungkas Sri Untari. Nang

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita