Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan lintas sektor, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, bersama Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. mendampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq memimpin Apel Gelar Personel dan Sarana Prasarana Penanggulangan Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025.
Apel yang digelar di halaman Kantor Gubernur pada Kamis (7/8) ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Edy Pratowo, unsur Forkopimda, Plt. Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung, kepala instansi vertikal, serta kepala OPD terkait. Hadir pula Kepala BMKG RI, Prof. Dwikorita Karnawati.
Adapun jumlah peserta apel sebanyak 1.200 orang, terdiri dari berbagai unsur seperti TNI (4 pleton), Polri (4 pleton), perwakilan OPD, BPBD, Pertamina, Dinas Kehutanan, Dinas Sosial (Tagana), Pramuka, GAPKI, APHI, UPT/KLH, Tim Kesehatan, Manggala Agni, DAD Kalteng, dan Satpol PP.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNPB menyebutkan bahwa dua helikopter patroli telah disiagakan dan akan berada di bawah kendali Gubernur Kalimantan Tengah hingga musim hujan tiba, sekitar akhir September. Untuk mendukung penanggulangan dari udara, helikopter water bombing juga dikerahkan.
“Ini tentu dievaluasi terus. Apabila kurang, ditambah,” pungkas Letjen Suharyanto.

