Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL NASIONAL

ISF 2025 Resmi Dibuka: Dorong Investasi untuk Masa Depan Berkelanjutan

ISF 2025 Resmi Dibuka: Dorong Investasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
Panelis Chief Sustainability and Communications Officer PT SMART Anita Neville (kiri), Presiden Dewan Bisnis Dunia untuk Pembangunan Berkelanjutan Peter Bakker (kedua kiri), Presiden Direktur PT Astra Agro Lestari Djap Tet Fa (tengah), Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi (kedua kanan) dipandu moderator CEO & Founder Indonesia Economic Forum Sachin Gopalan (kanan) menyampaikan paparan pada Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta, Jumat (10/10/2025). Dalam diskusi sesi panel kedua tersebut mengangkat tema Feeding the Future: Sustainable Innovation to Boost Agriculture Productivity. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/sgd

“Untuk mencapai Net Zero Indonesia memiliki peluang investasi senilai 3,8 triliun dolar AS — sekitar 4% dari total PDB kumulatif nasional 2025–2050. Kesempatan sebesar ini tidak boleh kita lewatkan. Sektor swasta Indonesia harus menjadi garda terdepan dalam empat hal penting: mempercepat transisi iklim melalui inovasi dan investasi, menggerakkan pembiayaan hijau, memanfaatkan potensi besar pasar karbon nasional, serta membangun keterampilan dan talenta untuk industri masa depan. Ini bukan sekadar visi, tapi peta jalan nyata menuju ekonomi hijau Indonesia. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana kita mengeksekusinya secara konkret dan kolaboratif,” kata Anin, sapaan akrab Anindya.

Rangkaian ISF 2025 meliputi plenary sessions, thematic discussions, high-level dialogues, serta exhibition dan science corner yang menampilkan inovasi riset berkelanjutan dari universitas terkemuka Indonesia seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Salah satu sesi unggulan, High-Level CEO Dialogue, difasilitasi oleh World Business Council for Sustainable Development (WBCSD) dan diikuti oleh lebih dari 30 CEO global dari berbagai sektor industri, energi, dan keuangan. (*)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita