Resahkan Warga, Lebih dari Tiga Ton Kotoran Hewan Berbau Menyengat Dibuang di Jalan Nasional Ngawi-Solo
NGAWI, KANALINDONESIA.COM: Lebih dari tiga ton kotoran hewan terbungkus puluhan karung yang menimbulkan bau menyengat dan dipenuhi belatung, dibuang oleh orang tak bertanggung jawab di pinggir Jalan Raya Nasional Ngawi-Solo. Aksi pembuangan limbah ini membuat warga sekitar dan para pengguna jalan menjadi resah serta terganggu.
Lokasi pembuangan limbah tersebut berada di Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Kotoran hewan yang dibuang sembarangan itu diduga berasal dari oknum pelaku usaha peternakan atau industri yang sengaja membuang limbahnya di tempat umum.
Mendapatkan laporan dari masyarakat, petugas gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan, Kepolisian, dan Pemadam Kebakaran setempat segera bergerak menuju lokasi untuk menangani limbah tersebut.
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke puluhan karung kotoran hewan, kemudian menggali lubang di sekitar lokasi perhutanan untuk mengubur seluruh limbah. Setelah proses penguburan selesai, petugas Pemadam Kebakaran Ngawi menyemprotkan air ke sisa-sisa kotoran di pinggir jalan raya agar area kembali bersih dan bebas dari bau.
Pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ngawi, Anik Krisnawati, menyayangkan tindakan pembuangan kotoran hewan di tempat umum. Menurutnya, tindakan ini jelas melanggar ketentuan.
“Kami sangat menyayangkan tindakan pembuangan kotoran hewan di tempat umum, apalagi jika dibuang oleh oknum pelaku usaha, itu sudah melanggar ketentuan,” ujar Anik Krisnawati.
Ia menambahkan bahwa seharusnya setiap industri atau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menghasilkan limbah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan mengelola limbahnya sendiri.
Pihak berwenang kesulitan mengidentifikasi pelaku pembuangan kotoran hewan tersebut karena kondisi lokasi yang gelap dan tidak adanya kamera pengawas atau CCTV di sekitar hutan.






















