Dinas KBP3A Bangkalan Gelar Kegiatan Monitoring Evaluasi Penyusunan dan Dokumen PJPK
BANGKALAN, KANAL INDONESIA.COM: Ada yang menarik menjelang akhir tahun 2025 ini. Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Kabupaten Bangkalan – Jatim. Menggelar kegiatan Monitoring Evaluasi Penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK). Diikuti 20 lebih perwakilan OPD terkait dilingkungan Pemkab. Bangkalan. Bertempat di Aula Diponegoro Pemkab. Bangkalan, Rabu, 17 Desember 2015.
Menghadirkan 2 nara sumber yang cukup berpengalaman. Diantaranya Kepala Baperinda Bangkalan, Eko Setiawan dan Ketua Tim Kerja Pengendalian Penduduk Perwakilan BKBN Prov. Jatim, Yuni Dwi Tjadikiyanto didampingi Tim Kerja Pengendalian Penduduk Perwakilan BKBN Prov Jatim, Roma.
Ketua Tim Kerja Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Prov. Jatim, Yuni Dwi Tjadikiyanto saat dikonfirmasi beberapa awak media. Mengatakan bahwa pihaknya melakukan pendampingan dalam rangka penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) di Kabupaten Bangkalan. Disertai harapanBangkalan juga memiliki satu program atau desain untuk mengelola bagaimana dimasa mendatang Bangkalan menjadi berkwalitas dan menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan menjadikan penduduknya berkwalitas.
“Arah kompas kebijakan kita menuju kesitu. Oleh karena itu, peran masyarakat sangat penting dalam mensukseskan program PJPK bisa berjalan dengan baik,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas KBP3A Bangkalan, Sudiyo yang akrab disapa Yoyok. Menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka menyusun PJPK 2025 – 2029 secara serius dan mendetail. Disertai pertanyaan mau dibawa kemana grand desain kependudukan ini sampai tahun 2045 nanti.
Lebih lanjut Yoyok menyampaikan bahwa penyusunan perencanaan PJPK 5 tahun kedepan bersifat penting. Karena ada nilai minimal 75 persen yang berkaitan dengan fiscal daerah dan masalah mutu.
“Kita lihat semua peserta disini sudah sepakat dan berkomitmen untuk mensukseskan penyusunan PJPK,” pungkas mantan Kepala Dinkes Bangkalan tersebut.
Reporter: Sumaryanto






















