JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jombang resmi mengawali masa bakti kepengurusan periode 2025–2030. Sejumlah langkah strategis mulai disiapkan untuk mengembalikan kejayaan partai berlambang banteng moncong putih di Kota Santri.
Kepemimpinan DPC PDIP Jombang kini dinahkodai Sumrambah untuk lima tahun ke depan. Mengawali tugasnya, Sumrambah langsung mengumpulkan seluruh kader partai, mulai dari pengurus DPC, 21 Pengurus Anak Cabang (PAC), hingga kader senior.
Kegiatan yang dikemas dalam doa bersama itu digelar di Kantor DPC PDIP Jombang, Jalan Brigjen Katamso, Sabtu (3/1/2026) siang. Agenda tersebut menjadi momentum awal konsolidasi internal guna memperkuat soliditas partai.
“Ini adalah tasyakuran untuk memulai kepengurusan baru. Kami mengumpulkan PAC dan senior partai untuk memohon doa restu agar kepengurusan ke depan mampu membawa kebaikan serta mengembalikan kejayaan PDI Perjuangan di Jombang,” ujar Sumrambah kepada wartawan.
Sumrambah menyebut, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mendongkrak perolehan suara partai pada Pemilu mendatang. Salah satunya dengan melakukan restrukturisasi organisasi, mulai dari tingkat PAC hingga pengurus ranting di desa-desa.
Selain itu, PDIP Jombang juga akan menguatkan gerakan turun ke akar rumput. Para kader diminta aktif menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mencari solusi atas persoalan yang dihadapi warga.
“Dengan langkah itu, kami optimistis target perolehan kursi di DPRD Jombang bisa mencapai 13 hingga 15 kursi pada Pileg mendatang,” katanya.
Mantan Wakil Bupati Jombang itu juga menegaskan komitmen PDIP Jombang untuk mengikuti instruksi DPP sebagai mitra kritis pemerintah daerah.
“Kami akan mendukung program Pemkab Jombang yang pro-rakyat, namun tetap memberikan kritik yang solutif jika ada kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDIP Jombang, Muhammad Masrur, turut menyampaikan optimismenya. Ia yakin PDIP Jombang mampu menambah perolehan kursi legislatif pada Pemilu mendatang.
“Masih ada waktu untuk evaluasi dan penguatan. Kita siapkan kader terbaik, menangkan Pileg, dan setelah itu fokus menghadapi Pilkada,” pungkas Masrur.

