LSM & Ormas Pandawa Lima Tuntut Wali Kota Bandung Hadapi Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Jabatan dan Proyek

LSM & Ormas Pandawa Lima Tuntut Wali Kota Bandung Hadapi Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Jabatan dan Proyek

BANDUNG, KANALINDONESIA.COM: Sejumlah persoalan krusial yang membelit Pemerintahan Kota Bandung dinilai tak bisa lagi diselesaikan setengah hati. Aktivis Aliansi LSM dan Ormas Pandawa Lima secara tegas mendesak Wali Kota Bandung, Farhan, untuk turun tangan langsung dan bertanggung jawab penuh atas polemik yang kian mengemuka, termasuk dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan & proyek di lingkungan pemerintahan kota.

Pandawa Lima menegaskan, jangan sampai persoalan hukum yang tengah bergulir justru menyeret pihak lain akibat lemahnya sikap dan kepemimpinan kepala daerah. Menurut mereka, seluruh dinamika ini merupakan tanggung jawab langsung Wali Kota sebagai pimpinan tertinggi pemerintahan kota.

Terkait Wakil Wali Kota Bandung yang kini telah memasuki proses hukum, Aliansi LSM & Ormas Pandawa Lima secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kejaksaan Negeri Kota Bandung. Mereka menilai proses penegakan hukum harus dikawal secara tegas, transparan, dan tanpa pandang bulu.

“Jangan sampai kasus penyalahgunaan wewenang ini berkembang liar dan menyeret pihak-pihak lain hanya karena tidak ada sikap tegas dari pimpinan daerah,” tegas Agus Satria perwakilan Pandawa Lima dalam aksi damai yang digelar, Senin (12/1/2026).

Aksi tersebut juga ditegaskan sebagai pengaduan resmi, menyusul telah dilayangkannya surat laporan terkait dugaan persoalan integritas salah satu kepala dinas di lingkungan Pemkot Bandung. LSM dan Ormas Pandawa Lima menyatakan kini mereka menunggu sikap konkret Wali Kota Farhan, bukan sekadar pernyataan normatif.

Mereka juga mengingatkan agar tidak muncul persepsi publik bahwa Wali Kota Bandung melakukan pembiaran atau bahkan menutupi persoalan integritas, terlebih mencuat isu kedekatan personal antara Wali Kota dan Kepala Dinas Arsip, Dewi Kania, yang disebut-sebut memiliki hubungan pertemanan sejak lama.

“Jangan sampai slogan integritas yang selama ini digaungkan justru runtuh karena faktor kedekatan pribadi,” tegasnya.

Ormas Pandawa Lima mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh dan objektif terhadap Kepala Dinas Arsip tersebut. Jika terbukti tidak layak dan diduga terlibat dalam persoalan penipuan proyek maupun pelanggaran lainnya, mereka meminta agar yang bersangkutan dicopot dari jabatannya.

LSM & Pandawa Lima menegaskan, kehadiran langsung Wali Kota Farhan di hadapan masyarakat merupakan langkah penting untuk meredam polemik, memulihkan kepercayaan publik, dan membuktikan bahwa komitmen integritas di Kota Bandung bukan sekadar jargon. (Fey)