Wabup Mimik Idayana Serahkan 200 Becak Listrik Gratis Bantuan Presiden Prabowo
SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM – Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menyerahkan bantuan 200 unit becak listrik gratis dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada para tukang becak di Kabupaten Sidoarjo. Bantuan tersebut merupakan hasil inisiasi dan pengawalan langsung Wabup Mimik Idayana sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan wong cilik.
Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (21/01/2026). Sebanyak 200 tukang becak penerima manfaat berasal dari 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Letjen TNI (Purn) Teguh Arif Indraatmoko, perwakilan organisasi sayap Partai Gerindra Tunas Indonesia Raya (TIDAR), sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo, serta anggota DPRD Sidoarjo dari Fraksi Gerindra.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana berpesan agar para penerima manfaat merawat becak listrik dengan baik dan dilarang keras memperjualbelikannya.
“Becak listrik ini harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin. Tidak boleh diperjualbelikan. Insya Allah akan ada sistem pendataan dan absensi setiap tiga bulan agar tidak terjadi pengalihan bantuan,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa ke depan akan disiapkan titik-titik pemantauan di pusat kota dan masing-masing kecamatan, seperti di kantor Dishub dan kawasan alun-alun, untuk memastikan bantuan benar-benar dimanfaatkan oleh penerima yang berhak.
Sementara itu, Ketua Umum GSN Letjen TNI (Purn) Teguh Arif Indraatmoko menjelaskan bahwa bantuan becak listrik tersebut merupakan program Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), sebuah yayasan pribadi yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, kemanusiaan, dan pengentasan kemiskinan.
“Program ini bukan untuk mengambil alih peran pemerintah, melainkan mengisi celah-celah yang belum terjangkau. Salah satunya adalah pengentasan kemiskinan melalui pemberian becak listrik kepada para penarik becak,” jelasnya.
Menurutnya, Presiden Prabowo melihat langsung bahwa sebagian besar tukang becak masih mengandalkan tenaga fisik di usia lanjut. Oleh karena itu, becak listrik dihadirkan agar pekerjaan menjadi lebih ringan, jam kerja lebih panjang, pendapatan meningkat, sekaligus mendukung transportasi ramah lingkungan.
Ia menambahkan, pembagian becak listrik ini merupakan bagian dari program 10.000 unit tahap awal yang dimulai pada 2025. Selanjutnya, Presiden Prabowo telah menginstruksikan PT Pindad untuk memproduksi tambahan 70.000 unit becak listrik yang ditargetkan rampung pada 2027.
“Kami berharap seluruh populasi tukang becak, termasuk yang belum menerima hari ini, bisa segera terfasilitasi. Insya Allah untuk Sidoarjo akan dilengkapi bertahap, termasuk pada triwulan pertama tahun ini,” imbuhnya.
Rasa syukur disampaikan para penerima manfaat. Bambang (81), tukang becak asal Kecamatan Krembung, mengaku sangat terbantu dengan adanya becak listrik tersebut.
“Terima kasih kepada Presiden Prabowo yang peduli nasib wong cilik. Dengan becak listrik ini pekerjaan kami jadi ringan, tidak perlu banyak mengeluarkan tenaga, dan bisa bekerja lebih lama,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Endro (80), tukang becak asal Kecamatan Wonoayu. Ia mendoakan Presiden Prabowo agar selalu diberikan kesehatan.
“Terima kasih Pak Presiden. Semoga panjang umur, sehat selalu, dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” pungkasnya.
Editor : Irwan















