CIMAHI, KANALINDONESIA.COM : Polres Cimahi bergerak cepat merespons insiden bentrokan antarorganisasi masyarakat (ormas) di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, yang menewaskan satu orang. Untuk mencegah konflik susulan dan menjaga stabilitas keamanan, kepolisian memanggil perwakilan kedua ormas yang terlibat.
Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra menegaskan, pemanggilan tersebut merupakan langkah pengamanan pascakejadian sekaligus upaya membangun komitmen bersama agar tidak terjadi aksi balasan di lapangan.
“Perwakilan dari ormas yang terlibat hari ini hadir di Polres Cimahi. Intinya, kita sepakat menjaga kondusivitas dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian,” ujar AKBP Niko, Kamis (22/01/2026)
AKBP Niko menjelaskan, sejak insiden terjadi, jajaran Polres Cimahi langsung melakukan serangkaian tindakan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan sejumlah saksi, hingga pengamanan wilayah sekitar Lembang guna meredam potensi gangguan keamanan yang lebih luas.
“Benar telah terjadi pengeroyokan. Beberapa korban sudah kami periksa, dan satu orang dinyatakan meninggal dunia,” katanya.
Selain penegakan hukum, kepolisian juga membentuk tim khusus untuk memburu para pelaku yang terlibat dalam bentrokan tersebut. Polres Cimahi memastikan proses hukum akan berjalan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.
“Saat ini kami sudah membentuk tim khusus untuk penangkapan pelaku. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan saat rilis resmi,” tegas Niko.
Terkait motif bentrokan, kepolisian masih melakukan pendalaman karena sejumlah korban masih menjalani pemeriksaan. Fokus utama saat ini, lanjut Niko, adalah menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat pascainsiden.
Insiden bentrokan terjadi di Café Dylan, Kampung Ciburial, Desa Cibogo, Kecamatan Lembang, Selasa (20/1/2026) petang. Peristiwa tersebut menewaskan Agus B I (45), sementara Iwan Setiawan (50) mengalami luka berat. Tiga korban lainnya dilaporkan mengalami luka ringan.
Berdasarkan penyelidikan awal, keributan dipicu oleh perselisihan penggunaan fasilitas karaoke di kafe tersebut. Adu mulut antaranggota ormas berujung pengeroyokan, sebelum situasi memanas dengan datangnya puluhan anggota lainnya ke lokasi kejadian.
Polres Cimahi menegaskan akan terus mengawal proses hukum dan memastikan situasi keamanan di Lembang tetap aman dan kondusif. (Fey)

