Operasi SAR Longsor Cisarua KBB, 53 Korban Berhasil Dievakuasi dari Timbunan Tanah
BANDUNG BARAT, KANALINDONESIA.COM: Memasuki hari kelima pencarian, tim SAR gabungan mencatatkan kemajuan besar dalam operasi evakuasi korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hingga Rabu (28/1), total sebanyak 53 korban telah berhasil ditemukan dan dievakuasi dari titik longsoran.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto menyatakan bahwa seluruh jenazah yang ditemukan telah dibawa menggunakan kantong jenazah untuk proses lebih lanjut. Dari total 53 korban yang dievakuasi tersebut, 35 di antaranya telah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI.
“Upaya SAR mencatatkan kinerja signifikan sejak hari pertama hingga hari kelima. Operasi SAR telah berhasil menemukan 53 korban yang terbungkus dalam kantong jenazah,” ujar Suharyanto saat meninjau lokasi bencana, siang tadi.
Proses evakuasi 53 korban ini dilakukan di tengah kondisi medan yang sangat berisiko. Tanah yang labil dan guyuran hujan terus-menerus menjadi hambatan utama bagi personel di lapangan. Untuk mempercepat pergerakan, BNPB bahkan mengerahkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
“Cuaca hujan terus namun kita melakukan operasi modifikasi cuaca. Alhamdulilah bisa membantu proses evakuasi walaupun tidak sama sekali menghentikan hujan,” jelas Suharyanto.
Evakuasi dilakukan secara intensif saat cuaca cerah dengan melibatkan alat berat serta bantuan anjing pelacak (K9) untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah material longsor. Pemerintah menargetkan seluruh proses evakuasi dan masa tanggap darurat dapat rampung dalam waktu dua minggu tanpa adanya perpanjangan.
Selain fokus pada pencarian korban, BNPB kini mulai mendata kerusakan fisik, di mana tercatat 48 unit rumah rusak berat. Warga yang rumahnya hancur atau berada di zona rawan kini tengah disiapkan untuk proses relokasi guna menghindari jatuhnya korban jiwa di masa mendatang. (Fey)






















