Hampir 10 Tahun Dibangun Swadaya, Masjid Jami Al-Ikhlas Cipageran Cimahi Diresmikan

Hampir 10 Tahun Dibangun Swadaya, Masjid Jami Al-Ikhlas Cipageran Cimahi Diresmikan

CIMAHI, KANALINDONESIA.COM : Setelah dibangun secara swadaya selama hampir satu dekade, Masjid Jami Al-Ikhlas yang berlokasi di RW 15 Kampung Bobojong, Kelurahan Cipageran, Kota Cimahi, akhirnya resmi diresmikan pada Rabu (4/2/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dan dirangkaikan dengan kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Masjid Jami Al-Ikhlas mulai dibangun sejak tahun 2016 melalui semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat setempat. Proses pembangunan yang panjang tersebut menjadi cerminan kuat kebersamaan warga dalam mewujudkan sarana ibadah yang layak dan representatif bagi umat Muslim di wilayah Cipageran.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga komitmen swadaya dan kebersamaan hingga pembangunan masjid dapat diselesaikan.

“Masjid ini adalah bukti nyata kekuatan gotong royong masyarakat. Semoga kehadiran Masjid Jami Al-Ikhlas tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Ngatiyana.

Ia menegaskan, pembangunan masjid bukan hanya membangun fisik bangunan, melainkan juga membangun nilai keimanan, persatuan, serta solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Peresmian Masjid Jami Al-Ikhlas turut dihadiri para tokoh agama dan masyarakat, di antaranya Kyai Haji Raden Muhammad Hariri Abdul Aziz yang menyampaikan tausiyah tentang makna peristiwa Isra Mi’raj serta pentingnya mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadan dengan meningkatkan kualitas ibadah.

Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana juga menekankan peran strategis masjid dalam pembinaan umat, termasuk dalam membentuk karakter masyarakat yang religius, rukun, dan peduli terhadap sesama. Ia mengajak seluruh warga untuk memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan positif, seperti pengajian, pendidikan keagamaan, serta aktivitas sosial kemasyarakatan.

Selain itu, Wali Kota Cimahi juga menyinggung perhatian Pemerintah Kota Cimahi terhadap kesejahteraan guru ngaji. Ia menyebutkan, pada tahun sebelumnya kesejahteraan guru ngaji telah mengalami kenaikan sebesar 20 persen dan ke depan akan terus diupayakan peningkatannya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. (Fey)