BANDUNG, KANALINDONESIA.COM : Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P2D) Wilayah Bandung Tengah (Kawaluyaan), Ade Sukalsah, M.AP., menyampaikan bahwa kegiatan edukasi kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang digelar serentak di Kota Bandung saat ini telah memasuki hari kedua dari total tiga hari pelaksanaan.
“Kegiatan ini dimulai pada hari Selasa dan akan berakhir pada hari Kamis,” ujar Ade Sukalsah.
Selama tiga hari, kegiatan dilaksanakan secara bersamaan di tiga titik strategis di Kota Bandung, yakni di wilayah Bandung Tengah tepatnya di pertigaan Ustad Din Kes, wilayah Bandung Barat (Pajajaran) di Taman Palem Boyan, Sukajadi, serta wilayah Bandung Timur di Jalan A.H. Nasution. Seluruh titik layanan tersebut dilaksanakan oleh tiga Samsat.
Ade Sukalsah menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor. Kegiatan dilakukan secara humanis dengan melibatkan mitra kepolisian.
“Masyarakat atau wajib pajak kami hentikan secara persuasif, kemudian dilakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen kendaraan. Apabila masih menunggak atau lupa membayar pajak, langsung kami ingatkan,” jelasnya.
Selain memberikan imbauan, pihaknya juga menyediakan berbagai fasilitas pembayaran di lokasi, mulai dari mobil Samsat keliling (samling), kios layanan, hingga meja edukasi. Bagi masyarakat yang belum dapat melakukan pembayaran saat itu, petugas tetap memberikan penjelasan dan pengingat.
“Kegiatan ini bukan penindakan, tetapi murni edukasi. Kami ingin mengingatkan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya kewajiban pajak kendaraan,” tegas Ade.
Ia berharap, melalui kegiatan ini, kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor terus meningkat, sehingga tingkat ketaatan wajib pajak dapat terjaga.
Untuk wilayah Bandung Tengah sendiri, Ade menilai tingkat kepatuhan masyarakat sudah tergolong baik. Bahkan secara umum, kota-kota besar seperti Bandung, Bekasi, Depok, dan Bogor memiliki tingkat literasi dan kepatuhan pajak yang relatif lebih tinggi dibandingkan wilayah kabupaten.
Terkait perkembangan penerimaan pajak tahun 2026, Ade Sukalsah menyampaikan bahwa meskipun baru berjalan dua bulan, capaian di wilayah Bandung Tengah menunjukkan hasil yang sangat positif.
“Untuk realisasi bulan Januari 2026, target bulanan Pajak Kendaraan Bermotor di wilayah Bandung Tengah bahkan mencapai 103 persen, melampaui target yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (Fey)

