PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ponorogo bersama Komunitas Hijau Lestari melakukan aksi nyata pelestarian alam di kawasan hutan lindung Wonopuro, Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Ponorogo. Kegiatan ini berlangsung dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PWI dan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026.
Dalam aksi konservasi tersebut, PWI Ponorogo menyerahkan bantuan 1.000 batang bibit cokelat (kakao) kepada masyarakat setempat.
Selain bibit tanaman, tim juga memberikan bantuan fasilitas penunjang berupa tas obrok dan bis beton (gorong-gorong). Bantuan ini menjadi sangat diperlukan mengingat akses menuju lingkungan Wonopuro yang berada di puncak bukit hanya memiliki satu jalur sempit yang hanya dapat dilalui oleh sepeda motor.
Ketua PWI Ponorogo, W. Arso, S.I.Kom., menegaskan bahwa momentum HUT ke-80 PWI dan HPN 2026 ini harus membawa dampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat di wilayah terpencil.
“Peringatan HUT ke-80 PWI dan HPN 2026 ini kami isi dengan menyentuh langsung akar rumput. Kami memilih Wonopuro karena lokasinya yang terisolasi dan membutuhkan perhatian khusus, baik dari sisi penghijauan maupun dukungan sarana transportasi bagi warga,” ujar W. Arso.
Ketua Komunitas Hijau Lestari, Endang Widayati, menambahkan bahwa pemilihan bibit kakao bertujuan untuk menyelaraskan fungsi ekologis hutan dengan pemberdayaan ekonomi warga Dusun Sidowayah.
“Kami membawa 1.000 batang bibit kakao agar hutan lindung ini tetap lestari sebagai daerah resapan air, sekaligus hasilnya nanti bisa menjadi sumber penghasilan bagi warga. Kami juga menyertakan bantuan fisik seperti gorong-gorong untuk memperbaiki titik-titik jalan yang sulit,” jelas Endang.

Sementara itu, rombongan pada hari ini, Sabtu(14/02/2026) telah mengirim bantuan yang meliputi 400 bibit kopi, 300 petai, 200 ketapang kencana, 145 cokelat (kakao), 100 asam, 35 mangga, 30 trembesi, serta 11 pohon pule.
Penyerahan bantuan ini melengkapi aksi pekan sebelumnya, di mana PWI dan Komunitas Hijau Lestari telah menyalurkan 1.500 batang bibit yang terdiri dari beringin, kopi, pule, tabebuya, dan nangka.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Parni, selaku Ketua RT setempat. Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian para jurnalis dan pegiat lingkungan terhadap kondisi geografis wilayah mereka yang menantang.
“Kami sangat berterima kasih kepada PWI dan Komunitas Hijau Lestari. Bibit ini akan kami tanam dan rawat dengan baik. Bantuan tas obrok dan gorong-gorong ini sangat berarti, karena untuk mobilitas ke puncak sini memang hanya mengandalkan sepeda motor melalui satu-satunya akses jalan yang ada,” ungkap Parni.
Aksi kolaboratif ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara insan pers dan komunitas lingkungan dalam menjaga kelestarian hutan lindung di wilayah Kabupaten Ponorogo, sekaligus memperingati delapan dekade berdirinya organisasi PWI. (Tim)

