CIREBON, KANALINDONESIA.COM – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan peletakan batu pertama pembangunan masjid dan asrama di Pondok Pesantren Daarul Mujaahid Kandang Juang, Jalan Pramuka, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Sabtu (14/2/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung pukul 15.35 WIB hingga 16.45 WIB tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya mantan Kapolri periode 2001–2005 Da’i Bachtiar, Wakapolda Jawa Barat Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, serta Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar.
Turut hadir jajaran pejabat utama Polres Cirebon Kota, pengurus pondok pesantren, tokoh masyarakat, hingga para santri dan santriwati yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias.
Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan sambutan Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Mujaahid, Ustadz Ujang Zakaria. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pejabat kepolisian dan dukungan terhadap rencana pembangunan serta renovasi masjid dan asrama.
Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi langkah strategis dalam menunjang keberlangsungan pendidikan keagamaan dan meningkatkan kenyamanan para santri dalam menuntut ilmu.
Sementara itu, Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi sekaligus melaksanakan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan kembali Pondok Pesantren Daarul Mujaahid dan Masjid Ad-Da’i Nur Ida Mardliyah.
Ia menargetkan proses pembangunan dapat rampung dalam kurun waktu lima hingga enam bulan ke depan. Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan almarhumah Hj. Mardliyah, donatur awal yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan pesantren tersebut.
Adi Vivid menegaskan, partisipasinya dalam melanjutkan pembangunan merupakan bagian dari niat dan komitmen pribadi bersama keluarga untuk mendukung syiar agama, pendidikan keagamaan, serta pembinaan generasi muda yang berakhlak mulia.
Prosesi dilanjutkan dengan peletakan batu pertama secara simbolis, doa bersama, serta sesi foto dan ramah tamah antara jajaran kepolisian dan keluarga besar pondok pesantren. Momentum tersebut menjadi simbol kuatnya kebersamaan dalam mendukung pembangunan fasilitas ibadah dan asrama santri.
Terpisah, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara institusi kepolisian dan lembaga pendidikan keagamaan dalam mendukung pembangunan sarana ibadah dan pendidikan.
“Diharapkan pembangunan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para santri dan masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual, moral, dan kebangsaan,” ujarnya.

