BANDUNG BARAT, KANALINDONESIA.COM : Pemerintah Kabupaten Kabupaten Bandung Barat menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, yang berlangsung di Masjid As-Sidiq, kompleks Pemda KBB, Senin (23/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jeje Ritchie Ismail bersama Wakil Bupati Asep Ismail menyampaikan capaian serta arah pembangunan daerah dalam satu tahun masa kepemimpinan bertema “1 Tahun Kepemimpinan Bandung Barat Amanah” periode 20 Februari 2025 – 20 Februari 2026.
“Alhamdulillah, hari ini kita mengadakan buka bersama sekaligus rasa syukur satu tahun kepemimpinan saya bersama Pak Asep dalam memimpin Bandung Barat,” ujar Jeje.
Jeje menjelaskan, pada tahun pertama kepemimpinannya, sejumlah indikator makro pembangunan menunjukkan tren positif.
“Alhamdulillah, beberapa indikator makro sudah meningkat. IPM naik, angka kemiskinan menurun, dan tingkat pengangguran juga menurun,” ungkapnya.
Pada tahun pertama pemerintahan, Pemkab Bandung Barat memfokuskan pembangunan pada tiga sektor utama, yakni infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
“Di tahun pertama ini kami memfokuskan pada tiga sektor. Pertama, infrastruktur, kita sudah mengerjakan 19 ruas jalan. Kedua, sektor pendidikan, dengan perbaikan beberapa sekolah serta pembangunan ruang kelas baru. Ketiga, sektor kesehatan,” jelasnya.
Ia menegaskan, berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi seluruh elemen.
“Alhamdulillah, semua ini bisa tercapai berkat kerja sama OPD, masyarakat, DPRD, dan seluruh pihak,” katanya.
Untuk tahun-tahun berikutnya, Jeje memastikan arah pembangunan tetap berfokus pada tiga sektor tersebut.
“Untuk tahun-tahun berikutnya, fokus kami tetap infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan,” ujarnya.
Terkait pelaksanaan visi dan misi pemerintahan, Jeje menyebut bahwa implementasi dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan dengan kemampuan serta kondisi daerah.
“Implementasi visi-misi tidak bisa langsung di tahun pertama. Namun beberapa program sudah berjalan, seperti pemberian insentif bagi marbot dan petugas keagamaan,” ucapnya.
Ia juga menegaskan, sejumlah program yang belum terealisasi akan terus diupayakan pada periode selanjutnya.
“Ke depan, hal-hal yang belum tercapai akan kita dorong dan kita fokuskan kembali, agar visi Bandung Barat yang agamis, maju, adaptif, nyaman, aspiratif, dan harmonis dapat benar-benar terwujud,” pungkas Jeje. (Fey)

