BANDUNG BARAT, KANALINDONESIA.COM : Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat menggelar rapat konsolidasi sekaligus buka puasa bersama dalam rangka penguatan struktur partai di tingkat kecamatan hingga desa. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan, Jalan Karyalaksana RW 09 Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kamis (12/3/2026).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat, Tuti Turimayanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan konsolidasi internal partai yang dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Partai Nomor 01 Tahun 2025.
Dalam kegiatan tersebut, DPC PDI Perjuangan mengundang pengurus PAC serta pengurus ranting se-Kecamatan Padalarang untuk menghadiri rapat konsolidasi yang juga dirangkaikan dengan pembagian bingkisan Tunjangan Hari Raya (THR).
“Agenda ini merupakan bagian dari pendidikan politik sekaligus konsolidasi internal partai. Kami mengundang pengurus PAC dan ranting di Kecamatan Padalarang untuk hadir dalam rapat dan kegiatan buka puasa bersama,” ujar Tuti.
Acara yang mengusung tema Pendidikan Politik DPP PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat: Rapat Konsolidasi dan Buka Puasa Bersama ini dihadiri jajaran DPC, badan partai, serta sejumlah pengurus PAC.
Menurut Tuti, kegiatan buka puasa bersama di bulan Ramadhan merupakan agenda rutin partai. Namun untuk kali ini tidak seluruh struktur partai diundang secara menyeluruh, mengingat pengurus PAC dan ranting juga memiliki kegiatan di wilayah masing-masing.
“Buka puasa bersama ini memang tidak melibatkan seluruh struktur partai, karena PAC dan ranting berada di wilayah kecamatan masing-masing. Hari ini kami melaksanakan kegiatan bersama jajaran DPC serta beberapa pengurus PAC,” jelasnya.
Ia menambahkan, saat ini PDI Perjuangan tengah menjalankan instruksi dari DPD dan DPP partai setelah pelaksanaan Konperda, Konpercab, serta penetapan pengurus PAC di tingkat kecamatan.
Tahapan berikutnya yang sedang dilakukan adalah pembentukan dan penetapan Musyawarah Ranting (Musran) di tingkat desa.
“Alhamdulillah, minggu ini kami menargetkan proses pembentukan dan penetapan kepengurusan ranting dapat rampung di 165 desa di Kabupaten Bandung Barat,” katanya.
Tuti menjelaskan, sesuai dengan mekanisme partai, usulan kepengurusan berasal dari tingkat bawah yang kemudian dijaring, sebelum akhirnya diplenokan oleh DPC untuk ditetapkan secara resmi.
“Jadi usulan itu datang dari bawah, kemudian dijaring dan DPC memplenokan untuk menetapkan kepengurusan ranting,” pungkasnya. (Fey)

