Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANDUNG

Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Kota Bandung Terpantau Stabil

Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Kota Bandung Terpantau Stabil

BANDUNG, KANALINDONESIA.COM : Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kota Bandung memastikan kondisi harga bahan pokok di pasaran masih relatif stabil. Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), ketersediaan serta harga kebutuhan masyarakat hingga saat ini berada dalam kondisi aman.

Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan rutin sejak sebelum Ramadhan hingga menjelang Lebaran di berbagai pasar tradisional maupun ritel modern.

“Disdagin sudah beberapa kali melakukan monitoring bahan pokok masyarakat di pasar tradisional maupun ritel. Mulai dari menjelang bulan puasa hingga saat ini, alhamdulillah hasil pantauan kami menunjukkan kondisi harga bahan pokok di Kota Bandung relatif stabil dan aman,” ujar Ronny saat dikonfirmasi, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, beberapa komoditas sempat mengalami fluktuasi harga, terutama cabai. Namun kenaikan tersebut tidak berlangsung lama dan masih dalam kategori wajar.

“Memang ada beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi, seperti cabai. Kadang ada kenaikan lalu kembali turun, tetapi secara umum saat ini kondisinya stabil,” katanya.

Sementara itu, untuk komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan sebagian besar kebutuhan pokok lainnya masih terpantau stabil. Kenaikan harga hanya terjadi pada beberapa jenis daging sapi dengan kualitas premium.

“Untuk beras dan minyak goreng alhamdulillah stabil. Untuk daging memang ada sedikit kenaikan dibanding sebelumnya, tetapi biasanya pada daging dengan kualitas tinggi,” jelasnya.

Ronny menambahkan, Pemkot Bandung terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna menjaga pasokan dan stabilitas harga hingga Lebaran. Koordinasi dilakukan bersama Badan Pangan Nasional, distributor, asosiasi pangan, hingga Perum Bulog.

Selain itu, pemerintah juga menggelar program Bazar Murah Utama (Bazmut) di seluruh kecamatan di Kota Bandung untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Bazar Murah Utama kami gelar di 30 kecamatan. Dalam satu hari dilaksanakan di tiga kecamatan dengan melibatkan distributor, BUMN, ritel, dan jajaran kewilayahan. Setiap kecamatan ada sekitar 10 tenant yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok,” ungkapnya.

Melalui program tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas penting seperti beras SPHP, minyak goreng, hingga bahan pangan lainnya dengan harga lebih murah.

Tak hanya itu, pemerintah juga berkolaborasi dengan para petani yang dikoordinasikan oleh Dinas Pertanian dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat guna memastikan pasokan sayuran dan komoditas seperti cabai tetap tersedia dengan harga yang lebih terkendali.

“Intinya kondisi harga bahan pokok menjelang Lebaran stabil. Kalau pun ada kenaikan masih dalam batas wajar dan sifatnya fluktuatif, terutama pada komoditas cabai,” pungkas Ronny. (Fey)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita