JAKARTA, KANALINDONESIA.COM : Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Martin Manurung Kamis (12/3/2026) menegaskan bahwa karya jurnalistik merupakan bentuk karya intelektual yang layak masuk dalam kategori hak cipta dan mendapatkan perlindungan hukum yang jelas.
Hal tersebut disampaikan Martin dalam forum pembahasan Rancangan Undang-Undang Hak Cipta di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Menurutnya, karya yang dihasilkan para jurnalis maupun perusahaan media bukanlah produk biasa, melainkan hasil kerja intelektual yang melalui proses panjang mulai dari riset, verifikasi hingga penyuntingan.
Ia menilai, pengakuan terhadap karya jurnalistik sebagai objek hak cipta sangat penting untuk melindungi hak ekonomi para pembuatnya. Tanpa perlindungan tersebut, karya yang telah diproduksi dengan proses profesional berpotensi disalahgunakan atau dimanfaatkan pihak lain tanpa izin.
Martin juga menegaskan bahwa pembahasan mengenai karya jurnalistik dalam RUU Hak Cipta tidak perlu dicampuradukkan dengan Undang-Undang Pers. Menurutnya, kedua regulasi tersebut memiliki ruang lingkup yang berbeda.
“Kita di sini dalam Undang-Undang Hak Cipta hanya ingin memasukkan sesuai aspirasi kawan-kawan pers, agar karya jurnalistik itu juga diakui sebagai ciptaan. Karena karya jurnalistik tidak hanya tulisan, tapi bisa berupa visual atau video,” ujar Martin.
Ia mencontohkan, liputan video yang dibuat dengan konsep menarik dan proses produksi yang matang seharusnya diakui sebagai karya cipta. Jika tidak diakui, maka perlindungan terhadap hak ekonomi pembuat karya tersebut juga tidak akan terjamin.
“Kalau seseorang sudah membuat liputan video yang bagus dan menarik tetapi tidak diakui sebagai ciptaan, itu tentu menjadi kacau. Artinya kita tidak melindungi hak ekonomi dari pembuat karya jurnalistik itu,” tegasnya.
Karena itu, Martin berharap pembahasan RUU Hak Cipta dapat memberikan ruang perlindungan yang lebih kuat bagi karya jurnalistik, sehingga para jurnalis dan perusahaan media mendapatkan kepastian hukum atas hasil karya intelektual yang mereka hasilkan. (Fey)

