BANDUNG BARAT, KANALINDONESIA.COM : Sosok Hendrik Irawan yang sempat viral dan dikenal luas publik, kini menyatakan siap kembali (comeback) ke dunia kuliner. Ia menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali operasional dapur SPPG Pangauban di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat.
Meski sempat diterpa cibiran dari warganet dan menghadapi kendala setelah adanya sidak dari Badan Gizi Nasional (BGN), Hendrik mengaku tetap tegar.
Ia bahkan menjadikan hal tersebut sebagai penguat mental untuk terus berkontribusi dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Dalam upaya membuktikan keseriusannya, Hendrik menghadirkan sekitar 250 chef kelas nasional hingga internasional. Mereka turut ambil bagian dalam aksi masak besar dengan menyajikan hidangan berkualitas setara hotel bintang lima, namun dengan harga terjangkau, yakni Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah kehadiran David Caileba, chef profesional asal Prancis yang telah berkarier selama 19 tahun di dunia kuliner internasional.
Dalam kegiatan tersebut, David ikut memasak langsung menggunakan kuali raksasa berdiameter dua meter untuk menyiapkan 2.000 porsi makanan bagi masyarakat.
“Tujuan kami ingin menyukseskan program Bapak Prabowo Subianto dan menunjukkan bagaimana harga Rp8.000 dan Rp10.000 bisa menjadi menu hotel bintang lima,” ujar David.
Ia juga menegaskan keinginannya untuk menghadirkan menu berkualitas tinggi sebagai harapan bagi generasi muda Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa standar kuliner internasional dapat diadaptasi dengan bahan dan biaya lokal.
Sementara itu, Hendrik Irawan mengaku optimistis dapur SPPG Pangauban miliknya akan segera kembali beroperasi. Proses renovasi pun terus dipercepat guna memenuhi standar yang ditetapkan oleh BGN.
Berdasarkan pantauan di lapangan, dapur SPPG Pangauban terlihat memiliki konsep bernuansa nasional, dengan kondisi yang rapi dan bersih. Bahkan, dapur tersebut dinilai telah memenuhi ekspektasi standar Badan Gizi Nasional, meski hanya dilakukan renovasi dalam skala terbatas.
Dengan semangat baru dan dukungan para chef profesional, comeback Hendrik Irawan diharapkan menjadi momentum kebangkitan sekaligus penguatan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bandung Barat. (Fey)

