CIREBON, KANALINDONESIA.COM – Di tengah puncak kepadatan arus balik Lebaran, insiden kendaraan mogok sempat menghambat arus lalu lintas di ruas Jalan Raya Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, Sabtu (28/3/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.45 WIB, saat satu unit mobil jenis Kijang Kapsul mengalami patah as roda tepat di tengah jalur arteri. Kondisi ini sempat memicu perlambatan kendaraan di lokasi kejadian yang memang tengah dipadati pemudik.
Beruntung, situasi tidak berlangsung lama. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, yang turun langsung ke lapangan bersama jajaran, sigap melakukan penanganan. Proses evakuasi kendaraan dilakukan menggunakan mobil derek, dan dalam waktu kurang dari satu jam, hambatan berhasil diatasi sehingga arus lalu lintas kembali normal.
Di lokasi kejadian, AKBP Eko Iskandar juga terlihat turut mengatur arus kendaraan guna mempercepat proses evakuasi serta mencegah kemacetan yang lebih parah.
Ia mengakui, volume kendaraan di jalur arteri mengalami peningkatan signifikan pada malam hari ini. Namun demikian, arus lalu lintas masih dapat bergerak meski terjadi kepadatan.
“Volume arus lalu lintas memang cukup tinggi melalui jalur arteri ini. Meski terjadi kepadatan, roda kendaraan masih bisa berputar. Kami tetap maksimal melakukan penarikan agar kendaraan tetap berjalan,” ujar AKBP Eko Iskandar didampingi Iptu Suyitno, Padal Pos Pam Kedawung.
Dalam menghadapi lonjakan kendaraan pada puncak arus balik, Polres Cirebon Kota juga telah melakukan koordinasi intensif dengan Polresta Cirebon. Sejumlah langkah antisipasi diterapkan, terutama dengan menempatkan personel di titik-titik rawan kemacetan.
“Kami sudah berkoordinasi untuk menempatkan personel di beberapa titik strategis, seperti persimpangan, putar balik (u-turn), hingga area penyempitan jalur (bottleneck). Tujuannya untuk menjamin kendaraan tetap mengalir, khususnya bagi pemudik dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta maupun sebaliknya,” jelasnya.
Selain itu, Kapolres juga kembali mengingatkan para pemudik untuk tidak memaksakan diri selama perjalanan. Ia menekankan pentingnya memastikan kondisi kendaraan serta kesehatan fisik demi keselamatan.
“Kami mengimbau pemudik untuk selalu berhati-hati dan menjaga keselamatan. Jika merasa mengantuk atau lelah, silakan berhenti sejenak dan beristirahat di pos-pos yang telah disediakan,” pungkasnya.

