Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL SIDOARJO

Sidak Dapur SPPG Desa Kepuh Kemiri, Wabup Mimik Idayana Temukan IPAL Belum Standar

Sidak Dapur SPPG Desa Kepuh Kemiri, Wabup Mimik Idayana Temukan IPAL Belum Standar

SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kepuh Kemiri, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (31/03/2026).

Dalam sidak tersebut, Wabup Mimik menemukan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum memenuhi standar. Ia langsung menegur pengelola agar segera melakukan pembenahan demi mencegah pencemaran lingkungan.

“Bu, tolong segera dibenahi saluran IPAL-nya. Kalau tidak segera diperbaiki, air limbah ini bisa meluber ke jalan dan menimbulkan polusi,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak Yayasan Pelita Insani selaku pengelola SPPG mengakui bahwa IPAL masih dalam proses pengerjaan dan akan segera disesuaikan dengan standar yang berlaku.

“Untuk IPAL sedang kami benahi agar sesuai standar dapur SPPG, Bu Wabup,” ujar perwakilan yayasan.

Selain itu, Wabup Mimik juga menemukan adanya pembangunan area parkir sepeda dan pos satpam di atas ruang terbuka hijau (RTH) milik Perumahan Taman Anggun Sejahtera (TAS) 3.

Ia pun mempertanyakan legalitas lahan tersebut kepada pengelola.

“Lho buk, ini kan lahan hijau, kok dibangun? Apakah lahan ini ada sertifikatnya?” tanya Wabup.

Pihak yayasan memastikan bahwa lahan tersebut memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama pribadi, yang dibeli dari pengembang perumahan.

Namun demikian, Camat Tulangan, Andi, meminta agar dokumen kepemilikan tersebut dapat ditunjukkan secara resmi untuk memastikan status lahan.

“Besok saya tunggu di kantor, tolong bawa SHM lahan fasum ini,” tegas Camat.

Sidak ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memastikan fasilitas pelayanan publik, khususnya yang berkaitan dengan pemenuhan gizi masyarakat, berjalan sesuai standar serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar. (*)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita