JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berlangsung meriah dan berbeda. Ratusan buruh, mayoritas perempuan pabrik, memadati Stadion Merdeka Jombang untuk mengikuti senam massal yang dipadukan dengan pembagian hadiah, termasuk 3 kuota umroh.
Sejak Jum’at (1/5/2026) pagi buta, ratusan buruh sudah berdatangan untuk mengikuti rangkaian kegiatan peringatan May Day yang digelar pemerintah daerah bersama elemen pekerja. Kegiatan diawali dengan senam kebugaran massal.
Iringan musik enerjik membuat para peserta yang didominasi buruh perempuan, tampak antusias mengikuti setiap gerakan. Tak sedikit yang datang bersama rekan kerja, bahkan komunitas buruh dari berbagai perusahaan di Jombang.
Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga dimaknai sebagai upaya mempererat solidaritas antarburuh serta membangun hubungan harmonis antara pekerja dan pemerintah.
Usai senam, suasana semakin semarak dengan pembagian doorprize. Panitia telah menyiapkan beragam hadiah menarik, mulai dari kipas angin, setrika, magicom, kulkas, sepeda, hingga sepeda motor listrik.
Puncaknya, Bupati Jombang Warsubi menambahkan hadiah utama berupa 3 kuota umroh. Momen pengundian hadiah ini pun menjadi yang paling ditunggu.
Tangis haru pecah saat nama-nama pemenang diumumkan. Beberapa buruh terlihat tak kuasa menahan air mata ketika naik ke atas panggung untuk menerima hadiah.
Salah satu penerima hadiah umroh, Yayuk Yuliati, mengaku tidak pernah menyangka akan mendapatkan rezeki tersebut dari acara peringatan Hari Buruh.
“Saya benar-benar tidak menyangka. Awalnya hanya ingin ikut senam dan meramaikan acara saja. Ternyata dapat hadiah umroh. Ini seperti mimpi bagi saya,” ujar Yayuk sembari mengusap tangisnya.
“Saya sudah lama ingin berangkat umroh, tapi belum kesampaian. Alhamdulillah, lewat acara ini akhirnya bisa terwujud. Terima kasih untuk semua pihak yang sudah mengadakan kegiatan ini,” lanjutnya.
Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi mengatakan peringatan May Day tahun ini sengaja dikemas dengan nuansa yang lebih positif dan menggembirakan.
“Kami ingin mengubah stigma bahwa Hari Buruh identik dengan aksi turun ke jalan. Di Jombang, kita rayakan dengan kegiatan yang sehat, penuh kebersamaan, dan memberikan manfaat langsung bagi para pekerja,” kata Warsubi dalam sambutannya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan buruh melalui berbagai program.
“Buruh adalah bagian penting dari pembangunan daerah. Tanpa mereka, roda perekonomian tidak akan berjalan dengan baik. Karena itu, kami terus berupaya menciptakan iklim ketenagakerjaan yang adil, sehat, dan produktif,” jelasnya.
“Kegiatan seperti ini juga menjadi ruang silaturahmi antara buruh, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya. Harapannya, hubungan industrial di Jombang semakin harmonis,” tambahnya.
Selain hiburan dan pembagian hadiah, dalam kegiatan ini juga diserahkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada para pekerja sebagai bentuk kepedulian terhadap perlindungan tenaga kerja.
Acara yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kabupaten Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto kemudian ditutup dengan hiburan musik yang semakin menambah kemeriahan suasana. Para buruh tampak menikmati momen kebersamaan tersebut hingga akhir acara.

