Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL CIREBON

KONI Kota Cirebon Matangkan Kontingen Porprov XV Jabar 2026, Stimulan Rp600 Juta Disalurkan ke Cabor

KONI Kota Cirebon Matangkan Kontingen Porprov XV Jabar 2026, Stimulan Rp600 Juta Disalurkan ke Cabor

CIREBON, KANALINDONESIA.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cirebon mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) KONI Kota Cirebon yang digelar di Aula KONI, Kompleks Stadion Bima, Rabu (13/5/2026).

Salah satu agenda utama dalam rapat tersebut adalah menentukan komposisi kontingen Kota Cirebon yang akan diberangkatkan ke Porprov XV Jabar. Kontingen nantinya terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial dari berbagai cabang olahraga yang telah lolos babak kualifikasi Porprov.

Ketua Umum KONI Kota Cirebon, M. Handarujati Kalamullah mengatakan, jumlah anggota kontingen masih dalam tahap pematangan. Penghitungan dilakukan bersama jajaran pengurus KONI dan para ketua cabang olahraga.

“Hari ini sedang dipaparkan oleh pimpinan rapat kepada pengurus dan juga para ketua cabang olahraga terkait kontingen Porprov Kota Cirebon tahun 2026,” ujar pria yang akrab disapa Andru.

Menurutnya, KONI masih melakukan penghitungan ulang terhadap kebutuhan atlet, pelatih, dan ofisial yang akan diberangkatkan.

“Kami masih matangkan untuk cabor dan official yang akan berangkat dalam Porprov XV Jabar. Jumlahnya masih kami hitung ulang,” katanya.

Selain membahas persiapan kontingen, KONI Kota Cirebon juga menyalurkan bantuan stimulan kepada cabang olahraga. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Cirebon Effendi Edo kepada empat cabang olahraga, yakni karate, bola basket, selam, dan biliar.

Total anggaran stimulan yang disiapkan mencapai sekitar Rp600 juta. Bantuan tersebut diberikan kepada 43 cabang olahraga dan satu badan fungsional.

Andru menjelaskan, besaran bantuan disesuaikan dengan sejumlah indikator, termasuk prestasi pada Porprov 2022 dan kebutuhan persiapan menghadapi Porprov 2026.

“Harapan kami tentunya anggaran stimulan yang dibagi kepada 43 cabor dan satu badan fungsional ini bisa menjadi tambahan stimulus untuk meningkatkan kegiatan di masing-masing cabang olahraga,” tuturnya.

Besaran bantuan yang diterima setiap cabang olahraga juga berbeda. Nominal terkecil berada di kisaran Rp5 juta hingga Rp7,5 juta, sedangkan bantuan terbesar mencapai Rp35 juta.

“Pembagian dilakukan secara profesional berdasarkan hasil perolehan medali tahun 2022 dan juga persiapan menuju Porprov 2026,” ujar Andru.

Hibah Menurun, Fokus Tetap ke Cabor

Andru menegaskan, penurunan hibah tidak membuat KONI Kota Cirebon mengurangi perhatian terhadap kebutuhan cabang olahraga. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan dampak dari kebijakan efisiensi pemerintah pusat.

“KONI Kota Cirebon memahami adanya pemangkasan dari pemerintah pusat yang berdampak pada penurunan hibah. Namun bukan berarti kami menurunkan perhatian kepada cabang olahraga,” katanya.

KONI, lanjut Andru, melakukan penyesuaian terhadap sejumlah pos anggaran yang dinilai tidak prioritas. Anggaran yang tersedia diarahkan untuk mendukung cabang olahraga yang akan bertanding di Porprov 2026.

“Kami memangkas beberapa anggaran yang tidak prioritas, tetapi fokus utama tetap kepada cabor yang akan bertanding di Porprov 2026,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon Effendi Edo memastikan Pemerintah Kota Cirebon tetap mendukung pembinaan atlet dan pengembangan olahraga. Dukungan diberikan melalui bantuan stimulan maupun pemberian bonus bagi atlet berprestasi.

“Stimulus daripada semua cabor yang ada di Kota Cirebon sudah saya serahkan walaupun secara bertahap, tapi kita terus menerus akan lakukan,” kata Edo.

Edo menambahkan, pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada atlet yang mampu meraih medali emas, perak, maupun perunggu dalam berbagai ajang olahraga.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita