DEPOK, KANALINDONESIA.COM: Majelis Dzikrullah Surau Qutubul Amin, Depok, Jawa Barat, memperingati risalah Hari Raya Idul Qurban, selama tiga hari berkhidmat menyembelih 52 ekor sapi dan 10 kambing. Dagingnya dibagikan ke ribuan masyarakat, sejak Rabu hingga hari ini, Jumat (29/7/2026).
Prosesi simbolik menauladani ketaatan Nabi Ibrahim AS dan puteranya, Nabi Ismail AS itu berlangsung di lokasi workshop penyembelihan hewan qurban di Kompleks Surau Qutubul Amin, Arco, Duren Seribu, Kec. Bojongsari, Depok
Aktivitas potong hewan kurban ini dihadiri Ibunda Dra Hj Erlina Kadirun Yahya selaku Pembina Yayasan Surau Qutubul Amin (SQA) yang menaungi Majelis dzikrullah tersebut.
Mengawali kegiatan hari pertama, dilangsungkan penyembelihan perdana lembu persembahan Mursyid Ahli Silsilah ke 35 Tarekat Naqsyabandiyah Al Khalidiyah, Maulana Sayyidi Syaikh Prof Dr Kadirun Yahya Muhammad Amin, MSc. Petugas penyembelih dipercayakan Ketua Majelis Silaturahmi SQA, H Suroso Surya Atmadja.
Ikut mendampingi ibunda di hari pertama itu, Pimpinan Dzahiriyah SQA Ir R Novendi Ahmad Hadiawan, Pengurus Yayasan SQA Ir Budi Prasetyo, dan fungsionaris SQA Irjen Pol (Purn) Istiono.
Selama penyembelihan dan cacah daging berlangsung, tim kesehatan hewan dari Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (KPPP) Kota Depok, melakukam pemantauan di lokasi.
”Sebelum pemotongan H-1, kami juga sudah periksa kesehatan semua lembu itu di lokasi penampungan. Hasilnya, sehat semua dan layak potong,” kata Drh Oktavianto dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Depok. Termasuk, tidak ditemukan yang sakit mata dan diare.
Penyembelihan hari pertama pada Rabu (27/7/2026) menyelesaikan 10 ekor sapi, hari kedua pada Kamis 33 sapi, hari terakhir Jumat 9 sapi dan 10 kambing.
Pemrosesan seluruh sapi kurban menghasilkan total jumlah daging campur organ lain atau tetelan mencapai 9000 kantong. Praktis, masyarakat penerima yang akan mengonsumsi daging tersebut bersama keluarga diperkirakan mencapai belasan ribu jiwa. Ini kalau estimasi rata rata per kantong isi total 1,2Kg.
”Daging yang dibagikan ke warga juga sangat layak dikonsumsi. Penanganan dari mulai saat pemotongan hewan, pengkulitan, pencacahan daging sampai dimasukkan kantong, semua higienis,” kata Drh Oktaviano saat survei di lokasi. Semua yang bertugas di lokasi juga diwajibkan copot alas kaki, tidak batal wudlu dan dilarang merokok.
Ketua Majelis Silaturahmi Qutubul Amin H. Suroso Surya Atmadja, mengatakan bersyukur di tengah dinamika ekonomi yang melemah, tidak berdampak signifikan terhadap semangat melaksanakan momentum ibadah kurban tahun ini.
”Tahun lalu, jumlah yang berkurban hewan 55 ekor sapi dan kambing 11 ekor. Tahun ini di tengah ekonomi cenderung sulit, Alhamdulillah tak begitu terpengaruh. Selisih hanya tiga sapi dan satu kambing,” kata H. Suroso Surya Atmadja.
Jumlah hewan kurban yang tiap tahun tergolong terbanyak di Kota Depok ini, sebagai bentuk ibadah kepedulian sosial dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah ta’ala.
Setiap tahun, SQA rutin menyelenggarakan penyembelihan kurban usai melaksanakan sholat Idhul Adha yang diikuti jamaah SQA dan masyarakat setempat.
”Hewan-hewan qurban ini penanganannya juga total. Karena amanah dan persembahan dari para jamaah, donatur, serta masyarakat luas yang mempercayakan ke panitia Qurban SQA,” kata H Suroso. @rso

