BOGOR, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Kabupaten Bogor terus mempercepat transformasi digital di sektor pelayanan publik. Atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Desa Bojonggede ditetapkan sebagai lokasi pilot project digitalisasi bantuan sosial (bansos) melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Uji coba yang berlangsung di Aula Kantor Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Selasa (30/6/2026), menjadi langkah awal untuk mewujudkan sistem penyaluran bantuan sosial yang lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran sesuai program pemerintah pusat.
Sebanyak 200 warga mengikuti proses pendataan dan verifikasi melalui aplikasi Portal Perlinsos. Melalui sistem digital ini, pemerintah dapat memastikan apakah penerima bantuan masih memenuhi syarat berdasarkan kondisi terkini sehingga penyaluran bansos benar-benar diberikan kepada masyarakat yang berhak.
Salah seorang warga, Teti Susanti, menyambut baik hadirnya Portal Perlinsos. Ia berharap program tersebut mampu membantu keluarganya, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.
“Semoga bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Program ini sangat kami harapkan bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Harapan serupa disampaikan Ambarwati. Menurutnya, bantuan sosial yang disalurkan secara tepat sasaran akan sangat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga. Ia berharap program digitalisasi tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Tim Pengelolaan Data Kemiskinan Daerah Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Ferry Ando, menjelaskan bahwa tahap awal uji coba difokuskan kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah terdaftar sebelumnya. Melalui Portal Perlinsos, seluruh data penerima diverifikasi kembali untuk memastikan kelayakan mereka menerima bantuan sosial.
Menurut Ferry, hasil verifikasi dapat diketahui secara langsung karena sistem telah terhubung dengan berbagai basis data pemerintah.

