Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANDUNG

Bupati Bandung Barat Salurkan Santunan untuk 1.919 Lansia, Masdarling Sasar Pelayanan Hingga Pelosok

Bupati Bandung Barat Salurkan Santunan untuk 1.919 Lansia, Masdarling Sasar Pelayanan Hingga Pelosok

BANDUNG BARAT, KANALINDONESIA.COM: Peringatan Hari Jadi ke-19 Kabupaten Bandung Barat (KBB) diwarnai dengan aksi nyata kepedulian sosial. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menggelar santunan akbar bagi 1.919 warga lanjut usia (lansia) yang tersebar di seluruh kecamatan sebagai bentuk penghormatan sekaligus perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengatakan para penerima bantuan merupakan lansia yang telah melalui proses verifikasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat. Mereka berasal dari kelompok masyarakat tidak mampu yang masuk kategori desil 1 hingga 5 berdasarkan data kesejahteraan sosial.

“Program ini menjadi bentuk rasa syukur atas bertambahnya usia Kabupaten Bandung Barat sekaligus komitmen pemerintah untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi para lansia yang membutuhkan perhatian,” ujar Jeje, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan seluruh perangkat daerah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bandung Barat. Keterlibatan seluruh unsur pemerintahan diharapkan mampu memperkuat budaya gotong royong dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat lanjut usia.

Selain penyaluran santunan, peringatan hari jadi juga diisi dengan pelaksanaan program unggulan Meningkatkan Pelayanan Sosial Dasar Keliling (Masdarling) di Kecamatan Saguling. Program yang sebelumnya sukses dilaksanakan di Kecamatan Gununghalu itu kini terus diperluas agar dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Melalui Masdarling, pemerintah menghadirkan layanan jemput bola bagi warga Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PPKS). Berbagai pelayanan diberikan secara terpadu, mulai dari bantuan alat aksesibilitas, bantuan nutrisi, pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi sosial, hingga layanan administrasi kependudukan.

Menurut Jeje, pendekatan pelayanan langsung ke masyarakat menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan seluruh warga, terutama kelompok rentan, memperoleh akses pelayanan dasar secara mudah, cepat, dan merata.

Pada kesempatan tersebut, Jeje juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, mulai dari perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, hingga mitra strategis seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung Barat yang terus bersinergi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap program santunan akbar maupun Masdarling tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi agenda berkelanjutan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga program ini terus menjangkau seluruh wilayah Bandung Barat sehingga dapat meringankan beban para lansia dan PPKS, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka,” pungkasnya.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita