Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL NASIONAL

Investasi Energi Terbesar Proyek LNG Abadi Masela Diproyeksi Sumbang USD37,8 Miliar

Investasi Energi Terbesar Proyek LNG Abadi Masela Diproyeksi Sumbang USD37,8 Miliar

Menurutnya, gas tersebut akan menjadi fondasi bagi pengembangan industri hilirisasi nasional, termasuk pembangunan industri pupuk di kawasan Maluku.

Selain itu, pasokan gas juga akan disalurkan kepada PLN, PGN, dan sejumlah perusahaan swasta untuk memperkuat sektor industri dan kelistrikan nasional.

Bahlil menegaskan, strategi tersebut bertujuan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia.

Dari sisi ekonomi, pemerintah memperkirakan Proyek LNG Abadi Masela akan memberikan kontribusi fiskal yang sangat besar. Selama masa konstruksi hingga operasi, proyek ini diproyeksikan menghasilkan penerimaan negara mencapai USD37,8 miliar.

Selain memberikan pemasukan negara, proyek ini juga akan membuka kesempatan kerja dalam jumlah besar. Pada tahap konstruksi diperkirakan menyerap sekitar 12.000 tenaga kerja, sementara pada masa operasi akan mempekerjakan sekitar 800 hingga 1.000 tenaga kerja.

Pemerintah optimistis kehadiran Proyek Abadi Masela akan memberikan efek berganda (multiplier effect), mulai dari tumbuhnya industri hilir, meningkatnya investasi, berkembangnya infrastruktur kawasan, hingga mendorong kesejahteraan masyarakat Maluku dan wilayah Indonesia Timur secara berkelanjutan.

Ladang Gas Abadi di Blok Masela saat ini dikelola oleh konsorsium INPEX Masela Ltd dengan kepemilikan saham 65 persen, Pertamina Hulu Energi sebesar 20 persen, dan Petronas Masela Sdn. Bhd. sebesar 15 persen.

Dengan dimulainya pembangunan proyek ini, pemerintah berharap Indonesia semakin kokoh mewujudkan kemandirian energi sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu pemain utama industri gas alam dunia.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita