JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, mengajak masyarakat mulai memperkuat ketahanan pangan dari lingkungan keluarga sebagai langkah menghadapi ancaman musim kemarau panjang yang dipicu fenomena El Nino. Salah satu upaya yang didorong yakni memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah untuk menanam berbagai jenis sayuran.
Ajakan tersebut disampaikan Wiwin saat menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sowan) bertema “Penguatan Ketahanan Pangan dan Lingkungan” di wilayah Kecamatan Jogoroto, Jombang, Sabtu (18/7/2026) siang.
“Tema besar ketahanan pangan dan lingkungan ini sengaja kami ambil karena pangan merupakan kebutuhan pokok kita bersama. Apalagi kita akan menghadapi musim El Nino Godzilla,” kata Wiwin dalam sambutannya.
Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan masyarakat perlu dibekali pengetahuan sekaligus didorong melakukan gerakan nyata untuk mengantisipasi dampak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang.
Menurutnya, langkah sederhana seperti menanam bibit sayuran di pekarangan, teras rumah, maupun lahan kosong dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Gerakan tersebut juga harus diiringi dengan kepedulian menjaga kebersihan lingkungan.
“Selain melalui gerakan menanam sayuran dengan memanfaatkan lahan kosong, kita juga harus menjaga lingkungan tetap bersih. Gerakan ini harus dimulai dari lingkungan keluarga,” ujarnya.
Wiwin menilai kemandirian pangan melalui budidaya sayuran skala rumah tangga memberikan manfaat ganda. Selain mengurangi ketergantungan pada pasar, lingkungan tempat tinggal juga menjadi lebih hijau, sejuk, dan nyaman.
“Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, hasil panen juga dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga ketika harga sayuran mengalami kenaikan,” katanya.
Ia juga mengingatkan tren kenaikan harga sejumlah bahan pokok dan sayuran menjadi alasan masyarakat perlu mulai memperkuat ketahanan pangan dari rumah masing-masing.
Menurut Wiwin, hasil panen petani yang belum maksimal ditambah potensi musim kemarau panjang menjadi tantangan yang harus diantisipasi sejak dini melalui semangat gotong royong.
“Beberapa kebutuhan dapur sudah mulai mengalami kenaikan harga, hasil panen petani juga belum maksimal, sementara kita akan memasuki musim kemarau yang diprediksi berlangsung cukup panjang. Karena itu mari bergotong royong mengantisipasi dampak El Nino Godzilla sejak dini,” pungkasnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri ratusan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Jombang. Acara berlangsung interaktif dan ditutup dengan doa bersama serta sesi foto bersama peserta.

